Sukses

Kenali Ciri Predator Seks di Sekitar Anda

Sebagai orangtua lindungi anak Anda dari tindakan asusila yang dilakukan oleh predator seks. Kenali tandanya sebelum terlambat.

Klikdokter.com, Jakarta Predator seks biasa digunakan sebagai julukan pada orang yang kerap memangsa dan berburu ‘korban’ untuk melayani hasrat seksualnya. Umumnya mereka yang disebut predator seks mengincar anak-anak sebagai mangsa.

Penelitian dari The Advocacy Center pada tahun 2006 menunjukkan bahwa 1 dari 4 anak perempuan dan 1 dari 5 anak laki-laki mengalami pelecehan seksual sebelum usianya menginjak 18 tahun. Kebanyakan anak-anak tersebut dilecehkan oleh orang yang mereka kenal baik bahkan sangat dekat dengan keluarga dan pergaulannya.

Meskipun para predator seks tidak memiliki ciri khusus, namun sebaiknya Anda mulai mengajarkan pada anak untuk lebih waspada. Selain memberikan pendidikan dan pemahaman pada anak, orangtua harus memperhatikan dan memastikan bahwa lingkungan anak aman dari predator seks.

Dilansir dari educateempowerkidsorg, berikut ciri predator seks yang ada di sekitar Anda:

  1. Predator seks biasanya bersikap terlalu ramah dan terkesan sangat akrab dengan Anda dan anak yang telah diincar. Mereka tak akan kehabisan cara dan akal untuk menyanjung dan mengambil hati anak Anda. Saat anak mulai nyaman, predator seks mulai melancarkan aksi yang sebenarnya.

  2. Predator seks akan ‘mengintili’ kemanapun anak pergi, kemudian mengisolasinya. Dia akan membangun keyakinan seolah si anak hanya membutuhkan dirinya untuk menghabiskan waktu bersama.

    Predator seks akan membuat sejumlah kegiatan menyenangkan yang hanya dapat ia lakukan berdua dengan anak yang diincarnya. Mereka memiliki kemampuan membujuk korbannya untuk mengganti baju atau sekadar membuka pakaian di depannya.

    Jika seorang dewasa sering mengundang anak Anda untuk tidur dan menghabiskan malam di rumahnya, Anda harus waspada terhadapnya.

  3. Untuk menunjukkan rasa peduli dan perhatian, predator seks takkan segan untuk menyentuh anak di depan Anda. Itu dilakukannya untuk membuat Anda berpikir bahwa sentuhan-sentuhan tersebut bukanlah masalah dan membuat Anda yakin bahwa dia bukanlah orang yang berbahaya.

  4. Perhatikan ciri yang ini! Terkadang predator seks memulai perkenalannya dengan Anda dan anak seolah dia tak memiliki keinginan apapun, apalagi untuk melakukan pelecehan seksual. Trik tersebut untuk membuat Anda tidak peka dan tidak merasa terancam dengan kehadirannya.

  5. Predator seks memanfaatkan rasa ingin tahu anak terhadap hal-hal yang berhubungan dengan seks. Predator seks akan menyematkan hal-hal berbau pornografi lewat candaan maupun game yang biasa mereka mainkan bersama.

    Jika anak Anda mulai berbicara (tidak seperti biasanya) tentang seks dan hal-hal lain yang berhubungan, jangan abaikan perkembangan tersebut. Bisa jadi itu merupakan tanda bahwa anak telah ‘dipersiapkan’ sebagai mangsa.

Hal penting lainnya, Anda harus lebih peka dengan perubahan fisik dan perilaku anak. Jika anak melakukan masturbasi atau mencoba menyentuh bagian tubuh sensitif orang lain, hal itu bisa jadi tanda ada masalah.

Sebagai orang tua, Anda harus selalu peka dan selektif dalam memberi ruang anak bersosialisasi dan bergaul. Sesekali, Anda perlu mengajaknya berbicara soal perkembangan di lingkungannya. Saat anak telah cukup mengerti, ajarkan mereka bagian tubuh mana saja yang tak boleh disentuh orang lain.

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar