Sukses

Cek di Sini Tanda Anda Kebanyakan Kafein

Anda tak tahu konsumsi kafein sudah cukup atau malah berlebihan? Cek tandanya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta
Tak sedikit orang yang merasa harinya belum lengkap tanpa kafein. Kafein dapat memberikan efek adiktif yang jika dituruti dapat membuat konsumsi kafein Anda berlebihan.

Meski memiliki sejumlah manfaat, mengonsumsi kafein secara berlebih dapat mendatangkan dampak buruk. Batasilah jumlah kafein Anda untuk menghindari hal-hal yang merugikan tubuh.

Dikutip dari bintangcom, untuk mengetahui apakah Anda telah mengonsumsi kafein dengan kadar berlebihan, perhatikan tanda-tanda yang terjadi pada tubuh.

  1. Detak Jantung Tak Normal

    Jantung yang berdegup kencang bisa jadi Anda terlalu banyak mengonsumsi kafein hari ini.

    Menurut National Heart Lung and Blood Institute, kafein berkaitan erat dengan detak jantung yang tidak normal. Tapi detak jantung yang tak normal juga bisa disebabkan oleh nikotin, stres, atau terjadi setelah Anda berolahraga.

    Pada dasarnya ini tidak berbahaya. Tapi segera periksakan diri ke dokter bila ini sering terjadi. Detak jantung yang tidak normal dapat mengindikasikan anemia, penyakit jantung, kelainan tiroid atau reaksi negatif terhadap pengobatan.

  2. Sakit Kepala

    Menurut Laura M. Juliano, Direktur Farmakologi Perilaku dan Promosi Kesehatan di American University, Washington, D.C., mengonsumsi kafein pada dasarnya tidak menyebabkan sakit kepala.

    Namun, ketika seseorang secara teratur meminum kafein tubuh akan menyesuaikan. Saat orang tersebut melewatkan kafein, tubuh pun “kehilangan” sesuatu sehingga pembuluh darah membesar dan mengakibatkan sakit kepala.

    Dikutip dari The List, jika Anda tidak mengonsumsi kafein pada pagi hari dan merasa sakit kepala, berarti Anda sudah kecanduan. John Hopkins University Schoold of Medicine menemukan 50% dari orang yang minum kafein secara rutin terserang sakit kepala ketika mereka berhenti meminumnya selama satu hari.

  3. Susah Tidur

    Kafein tidak hanya terkandung dalam kopi. Namun, umumnya orang yang membutuhkan asupan kafein memilih untuk menyeruput secangkir kopi.

    Kafein memiliki efek yang dapat membuat tubuh memompa adrenalin sehingga Anda merasa lebih segar dan waspada sepanjang hari. Kopi dan kafein nyatanya adalah penyelamat untuk menghilangkan kantuk.

    Tapi hati-hati, terlalu banyak mengonsumsi kafein akan membuat tubuh terbiasa untuk waspada dan terjaga. Akibatnya, Anda akan susah tidur pada malam hari. 

Dosis Tepat Konsumsi Kafein

Mayoclinic menyarankan bagi penikmat kopi untuk mengontrol jumlah kafein yang mereka konsumsi. Sebab mengonsumsi lebih dari 500–600 mg kafein sehari dapat menyebabkan insomnia, gugup, gelisah, mudah tersinggung, sakit perut, detak jantung yang cepat, dan masalah lainnya.

Mulailah berpikir untuk mengonsumsi kafein hanya saat Anda benar-benar membutuhkan. Nyatanya, meski dikonsumsi dalam jumlah yang tidak terlalu banyak, kafein yang masuk dalam tubuh dalam jangka panjang tetap berpotensi menimbulkan penyakit.

Tahun lalu, Medical News Today melaporkan sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi 300 mg kafein sehari selama kehamilan dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat rendah. Sementara itu, penelitian lain menunjukkan bahwa minum empat cangkir kopi sehari dapat meningkatkan risiko kematian dini.

Jadi, takarlah konsumsi kafein Anda dalam sehari. Jangan sampai berdampak buruk bagi tubuh Anda.

Baca artikel serupa di sini 

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar