Sukses

5 Mitos Keliru Seputar Kolesterol Tinggi

Masih banyak mitos simpang siur seputar kolesterol tinggi. Cari tahu kebenarannya di sini.r

Klikdokter.com, Jakarta Kolesterol tinggi merupakan pencetus penyakit jantung koroner dan stroke. Karenanya, banyak orang berburu informasi mengenai cara untuk mengendalikan kadar kolesterol di dalam tubuh. Namun kebayakan yang ditemui adalah mitos semata.

Berikut 5 mitos keliru seputar kolesterol:

  1. Agar sehat, konsumsilah makanan dengan kadar kolesterol 0 mg/dl

    Mungkin Anda tak asing lagi dengan produk makanan berlabel ‘zero cholesterol’, atau memiliki kadar kolesterol 0 mg/dl. Terdengar menarik, tapi ternyata makanan ini belum tentu menyehatkan.

    Meski tidak mengandung kolesterol, namun bila mengandung lemak jenuh atau lemak trans, makanan tersebut tetap dapat memicu penyempitan pembuluh darah di jantung dan otak. Sama aja, kan?

  2. Cegah kolesterol tinggi dengan menghindari makanan berlemak

    Tak semua makanan berlemak harus dihindari. Makanan yang mengandung lemak tak jenuh justru bermanfaat dalam menurunkan kolesterol jahat. Beberapa makanan yang mengandung lemak tak jenuh, di antaranya: minyak zaitun, minyak bunga matahari, ikan salmon, ikan tuna, dan kacang-kacangan.

  3. Anak-anak tidak perlu cek kolesterol

    American Heart Association menyatakan bahwa anak yang memiliki riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi dianjurkan untuk memeriksa kadar kolesterolnya secara rutin di usia 10-12 tahun.

  4. Minum obat penurun kolesterol hingga kadarnya normal

    Kolesterol tinggi bisa terjadi akibat mengonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung kolesterol jahat atau faktor genetik.
    Pada orang yang memiliki kolesterol tinggi akibat genetik, obat penurun kolesterol perlu dikonsumsi seumur hidup, bukan hanya sampai kadar kolesterolnya normal.

  5. Turunkan kolesterol serendah mungkin

    Secara sederhana, kolesterol ada yang bersifat baik (high density lipoprotein/ HDL), ada pula yang bersifat jahat (low density lipoprotein/ LDL).

    Kolesterol HDL justru harus ditingkatkan kadarnya dengan cara berolahraga dengan teratur. Sementara kolesterol LDL harus dikendalikan agar kadarnya di bawah 100 mg/dl. Namun kolesterol LDL terlalu rendah juga tak baik bagi kesehatan.

Sekarang Anda sudah tahu fakta di balik mitos populer seputar kolesterol tinggi. Dengan ini, semoga Anda bisa lebih bijak dalam mencari informasi terkait kesehatan. Salam sehat!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar