Sukses

Beda Usia, Beda Kebutuhan Gula

Gula merupakan salah bahan makanan untuk memberi rasa dan menggugah selera. Namun berapa anjuran rekomendasi asupan gula berdasarkan usia?

Klikdokter.com, Jakarta Setiap usia memiliki kebutuhan gula yang berbeda. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa rekomendasi kebutuhan gula untuk dewasa adalah 5–10 persen dari total asupan kebutuhan kalori.

Panduan ini secara spesifik dijadikan dasar bagi Departemen Kesehatan Republik Indonesia untuk mengklasifikasikan kebutuhan gula untuk dewasa muda di atas 25 tahun, yaitu 5–9 sendok teh. Hal ini berlaku baik untuk perempuan maupun laki-laki.

Menurut dr. Jessica Florencia, semakin bertambahnya usia, rekomendasi jumlah asupan gula akan semakin menurun.

Rekomendasi tersebut dibuat berdasarkan penelitian yang dimuat di dalam JAMA Internal Medicine tahun 2014. Faktanya, terjadi peningkatan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah pada mereka yang mengonsumsi gula lebih dari 10 persen dari total kebutuhan kalori harian.

Selain itu, pada tahun 2015, Nutrition Journal menyebutkan bahwa asupan kalori berlebihan dari gula dapat meningkatkan risiko berat badan berlebihan yang berujung pada obesitas.

Obesitas merupakan awal dari banyak sekali penyakit berbahaya pada tubuh seperti diabetes melitus (DM), hipertensi, kolesterol tinggi, penyakit jantung dan pembuluh darah, serta stroke. Selain itu dr. Jessica juga mengatakan bahwa penyakit-penyakit dasar tersebut dapat berkomplikasi menjadi penyakit ginjal, penyakit hati, penyakit mata, hingga reproduksi.

Selain itu, asupan gula berlebih juga berpengaruh terhadap penampilan Anda. Jurnal Clinical Dermatology menyebutkan bahwa asupan gula berlebih dapat meningkatkan proses penuaan dini.

Untuk itu, jika Anda masih berusia produktif yang masih memiliki segudang impian dan ingin tampil prima, hiduplah dengan sehat. Patuhi anjuran rekomendasi asupan gula harian secara cermat.

Anda perlu memilih sajian rendah gula dan mengombinasikan asupan dengan variasi makanan sehat. Bagi pecinta kopi, Anda tetap dapat menikmati kopi, tentu dengan memilih kopi yang kandungan gulanya lebih sedikit. Dengan demikian, Anda dapat terhindar dari berbagai gangguan kesehatan yang dapat menurunkan produktivitas dan penampilan Anda.

[BA/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar