Sukses

4 Fakta Mengerikan tentang Flakka

Benarkah flakka lebih berbahaya dan mengerikan dari kokain dan heroin?

Klikdokter.com, Jakarta Baru-baru ini beredar video yang menggambarkan perubahan perilaku pada pengguna obat terlarang. Orang di dalam video tersebut menjadi sangat agresif.

Belakangan baru diketahui bahwa perubahan perilaku tersebut merupakan efek samping dari penggunaan flakka. Seorang pengguna flakka bahkan bisa berubah menjadi seperti zombie, karena pengaruh obat tersebut.

Di bawah ini ada empat fakta mengerikan terkait flakka.

  1. Flakka lebih berbahaya dari kokain

    Di beberapa daerah, flakka juga disebut sebagai gravel karena memiliki bentuk yang menyerupai potongan kristal putih, seperti kerikil di akuarium. Flakka disebut memiliki kemiripan dengan narkoba jenis kokain. Namun flakka jauh lebih berbahaya dari kokain.

    Menurut Jim Hall, seorang ahli epidemiologi penyalahgunaan narkoba di Nova Southeastern University, Fort Lauderdale, Florida, sangat sulit untuk mengendalikan dosis yang tepat dari flakka.

  2. Dampak kesehatan

    Penggunaan flakka dapat menyebabkan penumpukkan bahan-bahan kimia di otak pemakainya. Kokain dan sabu-sabu memiliki cara kerja serupa di otak, namun bahan kimia dalam flakka memiliki efek jangka panjang.

    Meski efek yang diberikan flakka hanya bisa bertahan satu sampai beberapa jam, ada kemungkinan menyebabkan efek neurologis secara permanen dan menimbulkan kerusakan yang lebih besar.

    Jim mengatakan, penggunaan flakka bisa memicu hipertermia (peningkatan suhu tubuh), umumnya mencapai 105 derajat. Pengguna flakka cenderung menjadi psikotik. Mereka sering merobek pakaiannya sendiri, berlari ke jalan, dan memiliki kekuatan seperti kelebihan adrenalin. Bahkan memerlukan lebih dari empat orang polisi untuk menahan si pengguna. Menurut Jim, saat pengguna menahan efek dari flakka, dia bisa meninggal.

  3. Tidak alami

    Flakka adalah stimulan sintetis, buatan manusia, dan tidak alami. Warren Zysman, CEO Pusat Pengobatan Ketergantungan Kimia di Addiction Care Interventions (ACI) mengatakan bahwa flakka mirip dengan ganja sintetis. Menurutnya, flakka dibuat oleh manusia dan tidak memperhatikan standar dosis yang tetap.

    Lebih lanjut, Warren mengatakan bahwa efek luar biasa dari flakka muncul karena bahan-bahan tidak alami yang terdapat di dalamnya. Bahan kimia beracun yang berinteraksi dengan otak memicu perilaku impulsif dan agresif yang hebat.

    Secara fisik, hal tersebut cenderung menyebabkan tekanan darah tinggi dan bahkan stroke atau serangan jantung. Semua bergantung pada senyawa kimia yang ada di dalam flakka.

  4. Efek seperti zombie

    Sejumlah video berjudul Efek Flakka menggambarkan penggunanya berubah menjadi seperti zombie. Pengguna flakka menjadi lebih histeris dan agresif. Bahkan, efek dari penggunaan flakka bisa ikut membahayakan orang lain.

Warren mengatakan, efek dari flakka lebih berbahaya daripada obat lain, bahkan mungkin heroin. Menurut Warren, heroin menyebabkan kerusakan yang signifikan pada diri penggunanya dan memiliki risiko overdosis yang tinggi, namun mereka tidak melakukan tindakan agresif terhadap orang lain. Sedangkan flakka, ada risiko pengguna menyerang dengan cara ekstrem dan mengancam jiwa orang lain.

Jadi, itulah beberapa fakta mengerikan terkait bahaya narkoba jenis flakka. Sangat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

[BA/ RVS]

 

0 Komentar

Belum ada komentar