Sukses

5 Penyebab Tersering Payudara Nyeri

Sebagian besar wanita pernah memiliki keluhan payudara nyeri. Kenali penyebabnya, dan hindari sekarang juga!

Klikdokter.com, Jakarta Hampir 70% wanita di dunia pernah memiliki keluhan payudara nyeri. Kondisi ini kerap membuat wanita khawatir, karena sering disebut-sebut sebagai gejala kanker payudara.

Tenang, tidak perlu khawatir. Payudara nyeri bukanlah gejala yang lazim ditemui pada penyakit kanker payudara. Karena benjolan akibat kanker payudara tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali.

Agar tidak semakin salah kaprah, inilah 5 penyebab tersering payudara nyeri:

  1. Gangguan hormonal

    Lebih dari 50% kasus payudara nyeri disebabkan oleh perubahan hormon estrogen dan progesteron. Hal ini ditandai dengan payudara sakit beberapa hari menjelang haid.

    Rasa sakit tersebut biasanya dirasakan pada payudara sisi luar, bahkan hingga bawah ketiak. Bila ini yang terjadi, Anda tidak perlu khawatir. Karena kondisi ini terjadi secara normal.

  2. Kista payudara

    Kista payudara merupakan kondisi tidak berbahaya, yang terjadi akibat penumpukan cairan dalam kelenjar payudara. Kondisi ini ditandai dengan adanya benjolan di payudara yang terasa nyeri menjelang haid. Untuk memastikan adanya kista, Anda perlu membawa diri ke dokter untuk pemeriksaan payudara dan USG.

  3. Penyakit fibrokistik

    Penyakit ini ditandai dengan adanya benjolan di payudara, yang teraba membesar dan menjadi nyeri menjelang haid. Namun saat haid berakhir, benjolan mengecil dan nyeri menghilang. Sama halnya dengan kista payudara, penyakit ini juga tak berbahaya.

  4. Efek samping obat

    Efek samping dari obat-obatan tertentu bisa menyebabkan payudara nyeri. Beberapa obat yang berdampak demikian, antara lain: obat untuk mengatasi gangguan kesuburan, obat sulih hormon (hormonal replacement therapy) untuk wanita menopause, kontrasepsi hormonal, obat penenang, dan beberapa jenis obat anti-hipertensi.

  5. Mastitis

    Mastitis adalah infeksi pada payudara. Penyakit ini biasanya terjadi pada ibu menyusui akibat ASI ‘menumpuk’ di payudara, sehingga menimbulkan peradangan jaringan payudara.

    Mastitis ditandai dengan payudara nyeri, terlihat merah dan bengkak, dapat pula disertai demam. Mastitis perlu diatasi dengan pemberian antibiotik. Selain itu, ASI harus dikeluarkan dari payudara seoptimal mungkin.

Sebagian besar kasus payudara nyeri tidak membutuhkan penanganan khusus. Namun bila Anda mengalami keluhan payudara nyeri yang tak jelas penyebabnya, jangan ragu untuk segera periksa ke dokter.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar