Sukses

Mitos-Mitos Menyesatkan Seputar Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan kanker yang paling sering dialami oleh wanita. Namun, banyak mitos yang beredar di masyarakat tentang penyakit ini.

Kanker payudara merupakan penyakit mematikan dan menjadi momok menakutkan bagi wanita. Kanker payudara terjadi akibat kerusakan atau mutasi gen. Selain itu, berbagai faktor risiko juga berhubungan erat dengan kanker payudara.

Misalnya saja, faktor risiko genetik, seperti jenis kelamin, umur, dan riwayat keluarga. Lalu, faktor lingkungan, seperti alkohol, obesitas, dan radiasi juga berpengaruh. Di samping itu, ada beberapa mitos kanker payudara yang kerap dipercaya oleh masyarakat. Sayangnya, mitos tersebut tidak selalu benar.

Berikut mitos serta fakta kanker payudara yang harus Anda tahu.

1 dari 4 halaman

1. Tidur Pakai Bra Menyebabkan Kanker Payudara

Beberapa orang percaya bahwa tidur menggunakan bra dapat menyebabkan kanker, apalagi bra tersebut menggunakan kawat di bagian cup-nya. Disebut-sebut, pakai bra saat tidur dapat menyebabkan aliran getah bening terganggu, sehingga terjadi penumpukan racun yang menyebabkan kanker payudara.

Studi membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara pemakaian bra dan kanker payudara. Pemakaian bra saat tidur berhubungan dengan kenyamanan masing-masing orang. Pilihlah bra yang nyaman, tidak terlalu ketat, dan tidak berkawat saat tidur.

2. Tidak Akan Terkena Kanker Payudara Jika Sudah Melakukan Pola Hidup Sehat

Meskipun perilaku sehat dapat menurunkan risiko kanker payudara, bukan berarti Anda mutlak terhindar dari penyakit ini. Beberapa orang yang telah melakukan hidup sehat dan bersih sekalipun masih dapat terkena kanker payudara.

Sangatlah penting untuk mengetahui berbagai faktor risiko penyebab kanker payudara. Walaupun tak luput dari risiko, Anda tetap harus menjaga asupan makan dan minum yang sehat serta rutin bergerak aktif.

Tak hanya itu, Anda dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan payudara secara rutin. Anda bisa melakukan pemeriksaan sendiri dan memperhatikan setiap perubahan yang tidak biasa di payudara Anda.

Artikel Lainnya: Ini 10 Mitos Tentang Bra Beserta Fakta di Baliknya

2 dari 4 halaman

3. Membawa Ponsel Dekat Payudara Dapat Menyebabkan Kanker Payudara

Beberapa laporan di media mengatakan, membawa ponsel di dekat payudara dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Faktanya, tidak ada bukti bahwa ponsel bisa menyebabkan kanker payudara. Hubungan di antara keduanya masih dipelajari oleh peneliti dan dokter. 

Hingga saat ini, sebagian besar penelitian masih fokus terhadap dampak radiasi frekuensi radio yang dilepaskan oleh ponsel dan risiko terjadinya tumor otak.

4. Kanker Payudara Hanya Menyerang Wanita

Faktanya, kanker payudara juga dapat diderita oleh pria, walaupun hanya menyerang sebagian kecil jika dibandingkan dengan wanita. 

Angka kematian pria dengan kanker payudara lebih tinggi daripada wanita. Sebab pria memiliki kesadaran yang rendah sehingga mereka terlambat mencari pertolongan medis. 

Dari 2.000 pria yang setiap tahunnya menderita kanker payudara, sebanyak 400 orang orang lebih berisiko meninggal karena penyakit tersebut.

Artikel Lainnya: 10 Mitos Penyakit Kanker Serviks yang Bikin Salah Kaprah

3 dari 4 halaman

5. Deodoran menyebabkan Kanker Payudara

Penelitian dari National Cancer Institute tidak menemukan adanya hubungan antara penggunaan deodoran dan risiko kanker payudara pada wanita. Penelitian lain dari Eastern Mediterranean Health Journal juga membuktikan hal serupa. Jadi, jangan takut lagi menggunakan deodoran!

6. Benjolan di Payudara Berarti Kanker

Benjolan yang muncul di tubuh sering dikhawatirkan sebagai tumor atau kanker. Sama halnya seperti benjolan di payudara yang sering diduga sebagai kanker. Padahal, benjolan payudara bisa disebabkan hal lain, seperti fibroadenoma (tumor jinak yang paling umum), lipoma (tumor lemak), atau infeksi (mastitis).

7. Kanker Payudara Menurun di Keluarga 

Benar adanya bahwa gen mutasi kanker payudara seperti BRCA1 dan BRCA 2 dapat diturunkan dari keluarga.  

Namun, bukan berarti Anda pasti akan terkena kanker payudara ketika salah satu anggota keluarga mengalaminya. Hanya 5 sampai 10 persen kanker payudara yang diturunkan di keluarga.

Wanita yang memiliki gen mutasi tersebut memang 5 kali lebih berisiko mengalami kanker payudara. Selebihnya, 90 persen kanker payudara disebabkan oleh gaya hidup dan lingkungan yang tidak sehat. 

Kanker payudara memang menakutkan. Namun, setelah membaca berbagai mitos seputar kanker payudara di atas, diharapkan dapat menjadi pencerahan buat Anda. Apabila ingin tahu fakta kesehatan lain seputar kanker atau penyakit lainnya, baca terus artikel di aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar