Sukses

Benarkah Testosteron Bisa Mendongkrak Stamina?

Atlet Muay Thai, Mia Kang gemar bercinta sebelum bertanding. Benarkah kebiasaan tersebut memicu testosteron yang dapat mendongkrak stamina?

Klikdokter.com, Jakarta Model pakaian renang sekaligus atlet Muay Thai, Mia Kang, gemar bercinta sebelum bertanding. “Ketika wanita berhubungan seks, kadar testosteron akan meningkat. Jadi rekomendasi saya adalah lakukan sebanyak mungkin seks sebelum bertarung,” kata Kang, seperti dikutip dari pagesix.com.

Hormon testosteron memang identik dengan pria. Namun, faktanya, perempuan juga memiliki hormon testosteron walaupun dengan kadar yang lebih rendah. Hormon testosteron punya banyak manfaat bagi perkembangan tubuh dan suasana hati.

Secara spesifik, berikut ini beberapa manfaat meningkatkan kadar testosteron pada pria dan wanita:

  1. Jantung dan darah yang lebih sehat

    Sejumlah penelitian terkait kadar testosteron dalam tubuh menjabarkan sederet manfaat hormon tersebut bagi kesehatan.

    Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 83.000 pria menemukan bahwa pria yang kadar testosteronnya normal mempunyai kemungkinan 24 persen lebih kecil terkena serangan jantung dan 36 persen lebih kecil kemungkinan mengalami stroke.

    Testosteron membantu produksi sel darah merah melalui sumsum tulang. Tingkat testosteron yang rendah bisa memicu penyakit kardiovaskular atau gangguan jantung dan pembuluh darah.

  2. Meningkatkan massa otot

    Testosteron berguna untuk meningkatkan massa otot. Peningkatan massa otot dapat membuat berat badan menjadi lebih proporsional dan meningkatkan energi.

    Sebuah penelitian terhadap 430 wanita di Jepang menemukan adanya kaitan antara hormon testosteron dengan pembentukan massa otot. Penelitian yang dilakukan pada wanita beusia 40-79 tahun ini menemukan hubungan antara kadar testosteron rendah dengan hilangnya otot pada lengan dan kaki mereka dari waktu ke waktu.

  3. Memperkuat tulang

    Penelitian menunjukkan bahwa kepadatan tulang meningkat sebanding dengan kadar testosteron dalam tubuh. Percobaan klinis mengenai efek testosteron pada kepadatan tulang menemukan peningkatan kepadatan tulang belakang dan pinggul.
    Namun, hingga kini belum diketahui apakah testosteron dapat membantu mengurangi risiko patah tulang atau tidak.

  4. Memperbaiki mood

    Kadar testosteron yang rendah disebut dapat memperburuk suasana hati dan kualitas hidup. Beberapa gejala kadar testosteron rendah meliputi depresi, kelelahan, dan mudah tersinggung.

    Dalam sebuah penelitian terhadap wanita berusia 25-46 tahun ditemukan bahwa wanita yang memiliki kadar testosteron rendah cenderung mengalami depresi.

    Penelitian lain menunjukkan bahwa wanita dengan defisiensi testosteron berkepanjangan sering lebih cemas dan lebih tertekan daripada wanita dengan tingkat testosteron normal.

Nah itulah sederet manfaat dari meningkatkan kadar testosteron. Seperti Mia Kang, Anda pun dapat meningkatkan kadar testosteron dengan bercinta. Namun jangan sampai kadar testosteron terlalu tinggi, karena justru akan memberikan dampak buruk bagi tubuh.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar