Sukses

Anak Demam, Kapan Perlu ke Dokter?

Anak demam sering membuat orangtua merasa resah. Tapi, tak semua kejadian demam pada anak perlu dibawa ke dokter.

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu alasan para orang tua berkonsultasi pada dokter yang paling sering adalah karena anak demam. Kekhawatiran akan risiko penyakit seriuslah yang biasanya menjadi pertimbangan utama.

Namun, sebenarnya para orang tua tak harus melakukan hal tersebut. Sebab, lebih dari 70% kejadian demam pada anak disebabkan oleh infeksi virus yang kebanyakan akan sembuh sendirinya dalam 3-7 hari tanpa penanganan khusus.

Demam juga bukan merupakan hal yang buruk. Bahkan demam justru berperan penting dalam mengatasi infeksi. Mengapa demikian?

Saat kuman masuk ke dalam tubuh, sistem pertahanan tubuh akan bereaksi melawan kuman. Salah satunya dengan memengaruhi pusat pengaturan suhu di otak agar suhu tubuh dinaikkan. Suhu tubuh di atas normal akan menghambat kuman berkembang biak di dalam tubuh. Jadi, demam tak selalu harus diturunkan suhunya dengan segera.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menekankan pengobatan demam bukanlah untuk membuat suhu tubuh anak menjadi normal. Pemberian obat penurun panas di rumah boleh dilakukan bila suhu tubuh anak di atas 38oC. Tujuannya, untuk menghilangkan rasa tidak nyaman dan memperbaiki nafsu makan yang menurun akibat demam.

Demam pada anak baru benar-benar memerlukan penanganan khusus oleh dokter bila terdapat salah satu dari tanda-tanda berikut ini:

  • Demam terjadi pada bayi berusia kurang dari 3 bulan
  • Demam sudah berlangsung selama lebih dari 3 hari
  • Suhu tubuh di atas 39oC
  • Anak terlihat lemah dan tak aktif untuk bermain
  • Keluhan disertai bintik atau bercak merah di kulit
  • Tidak buang air kecil selama 8 jam atau lebih
  • Anak mengeluh nyeri atau menangis saat buang air kecil

Bila terdapat salah satu tanda anak demam, orangtua perlu membawanya ke dokter. Sebaliknya, jika hanya demam ringan dan anak masih aktif serta mau minum air dengan cukup, penanganan demam cukup dilakukan di rumah dengan memberikan kenyamanan sesuai yang dibutuhkan oleh anak.

(DA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar