Sukses

Petai Bikin Sakit Kepala, Mitos atau Fakta?

Di balik manfaatnya, petai dituding bisa menyebabkan sakit kepala. Temukan faktanya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian orang Indonesia tahu yang namanya petai. Teman santap yang terkenal dengan aromanya yang khas ini, konon dapat menyebabkan sakit kepala. Sebenarnya, bagaimana faktanya?

Petai atau parkia speciosa merupakan tanaman yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Salah satu alasannya adalah karena tanaman ini kaya akan unsur antioksidan, antibakteri dan berbagai vitamin untuk mencegah anemia, gangguan depresi, menurunkan tekanan darah, dan mencegah stroke.

Namun di balik manfaatnya, ada yang menyebut bahwa petai bisa mencetuskan sakit kepala. Hal ini diduga karena petai aroma tidak sedap, yang jika terhirup oleh orang-orang tertentu menimbulkan respons berupa sakit kepala.

Aroma tidak sedap yang dihasilkan oleh petai berasal dari asam amino yang mengandung zat sulfur di dalamnya. Memang, ada teori menyebutkan bahwa bau tidak sedap ini dapat mencetuskan sakit kepala.

Tapi jangan buru-buru panik. Sebab, teori ini belum sepenuhnya terbukti secara klinis. Karena itulah bisa dibilang bahwa rumor yang menghubungan petai dan sakit kepala hanyalah mitos belaka.

Terlepas dari belum adanya penelitian yang membuktikan bahwa petai dapat sebabkan sakit kepala, sebaiknya Anda tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Sebab jika dikonsumsi berlebihan, petai dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Hal ini berkaitan dengan kadar asam amino yang tinggi di dalamnya.

Sekarang Anda sudah tahu faktanya, bukan? Jadi tidak perlu menyalahkan petai yang Anda konsumsi saat sakit kepala yang menyerang. Temui dokter untuk mencari tahu penyebab pasti sakit kepala yang Anda alami.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar