Sukses

Nyeri Sendi Akibat Pemakaian Sepatu Hak Tinggi

Sebagian besar kaum wanita gemar mengenakan sepatu hak tinggi untuk menunjang penampilannya. Tapi, hal itu bisa berujung pada nyeri sendi.

Klikdokter.com, Jakarta Penelitian terkini mengungkapkan hampir sepertiga wanita mengalami masalah permanen nyeri sendi akibat penggunaan sepatu hak tinggi. Bagaimana bisa demikian?

Berdasarkan studi eksperimental, wanita yang menggunakan sepatu hak tinggi memang terlihat lebih menarik bagi kaum laki-laki. Belum lagi adanya tren dari dunia fesyen yang membuat penggunaan sepatu ini semakin digemari.

Padahal, peningkatan penggunaan sepatu hak tinggi ini, disertai juga dengan meningkatnya angka kejadian nyeri sendi –terutama pada lutut. Masalah lainnya yang bisa terjadi adalah pengapuran sendi lutut, nyeri pinggang bawah, tulang ibu jari menonjol (hallux valgus), dan keseleo.

Menggunakan sepatu hak tinggi saat berjalan dapat meningkatkan lekukan lutut, sehingga beban yang diterima sendi lutut menjadi berlebihan. Aktivitas berlebihan oleh sendi lutut ini yang menimbulkan rasa nyeri.

Beban yang berlebihan ini lama kelamaan dapat merusak bantalan sendi lutut. Apabila terjadi terus menerus, bantalan tersebut dapat menjadi semakin tipis dan akhirnya mengenai tulang. Kerusakan pada bantalan dan tulang inilah yang dinamakan osteoartritis atau pengapuran.

Ha lain yang juga penting adalah tinggi hak pada sepatu. Semakin tinggi sepatu hak yang digunakan, semakin besar tekanan yang diberikan kepada tulang dan persendian. Hal ini akan menimbulkan rasa nyeri lebih cepat.

Jadi berapa tinggi hak sepatu yang aman? Sepatu dengan hak diatas 5–7 cm lebih berisiko menyebabkan nyeri dan cedera kaki dibandingkan dengan sepatu hak dibawah 5 cm.

Karena itu, pertimbangkan menggunakan sepatu hak yang terlalu tinggi supaya Anda terbebas dari nyeri sendi. Batasi pula durasi penggunaannya. Semakin lama menggunakan sepatu hak tinggi, semakin besar tekanan yang diberikan kepada tulang dan sendi.

(DA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar