Sukses

Bolehkah Menggaruk Vagina yang Gatal saat Keputihan?

Gatal pada vagina biasanya dikaitkan dengan tanda keputihan pada wanita. Bolehkan menggaruk vagina yang gatal saat keputihan?

Klikdokter.com, Jakarta Keputihan menjadi satu masalah yang biasa dialami kebanyakan wanita. Keputihan yang disertai rasa gatal sebaiknya tidak digaruk, sebab menggaruk malah dapat memperparah kondisi vagina dan membuat ‘ketagihan’ menggaruk.

Sebuah studi dilakukan pada seekor tikus dan menunjukkan bahwa semakin gencar aktivitas menggaruk, akan membuat makin gatal karena otak terpicu untuk melepaskan senyawa Serotonin.

Kegiatan menggaruk secara terus-menerus, terutama pada vagina dapat menyebabkan bekas dan luka di sekitar vagina yang menyebabkan rasa nyeri.

Dilansir BBC, Dokter Zhou-Feng Chen, peneliti senior dan direktur Pusat Studi Rasa Gatal di Universitas Washington, menyebut rasa nyeri tersebut akan mengganggu rasa gatal. Sel-sel saraf pada sumsum tulang belakang membawa sinyal rasa sakit ke otak, bukan sinyal gatal.

Rasa gatal pada vagina biasanya menjadi alarm yang menunjukkan gejala infeksi, penyakit kulit atau iritasi terhadap sabun atau zat tertentu. Wanita yang akan memasuki masa menopause pun akan merasa gatal di sekitar vagina.

Gatal saat keputihan biasanya terjadi karena bakteri yang masuk lewat pakaian, atau tertular lewat pasangan.

Untuk mengatasi dan menghindari gatal di vagina sebaiknya dilakukan dengan cara-cara yang lebih alami. Menurut Dokter Fiona Amelia MPH, sedikitnya ada 5 cara untuk menjaga vagina dari rasa gatal di antaranya:

  1. Bersihkan bagian luar vagina dengan air hangat dan juga sabun lembut tanpa pewangi. Lebih baik lakukan pada saat mandi sore hari. Selain karena air hangat menciptakan efek relaks, air hangat juga dapat meredakan nyeri jika sedang menstruasi.

  2. Kenakan celana dalam katun, jenis tekstil yang terbuat dari serat alami, sehingga kulit tetap dapat bernapas, sirkulasi udara lancar, dan membuat perasaan menjadi lebih segar. Jika sedang mengalami keputihan, gantilah celana dalam 3 kali sehari.

  3. Jika sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut setiap 4 jam.

  4. Setelah buang air, pastikan arah membersihkan vagina adalah dari depan ke belakang. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kotoran atau virus yang berasal dari saluran pembuangan tidak sampai ke area vagina. Selain itu jangan lupa untuk mengeringkan vagina menggunakan handuk bersih atau tissue.

  5. Hindari berbagai produk pembersih, sebab belum dapat dipastikan tidak menyebabkan masalah kesehatan. Jika sampai terpaksa harus menggunakan pembersih vagina, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan dan kebidanan tentang produk apa yang harus digunakan.

Telah jelas bukan, bahwa tidak disarankan untuk menggaruk ketika vagina terasa gatal saat keputihan. Jika rasa gatal menyerang, Anda bisa melakukan cara-cara di atas, atau segera berkonsultasilah pada dokter.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar