Sukses

Kiat Cegah Payudara Kendur Usai Melahirkan

Masalah payudara kendur setelah melahirkan sering menjadi hal yang menakutkan bagi semua wanita. Lalu bagaimana pencegahannya?

Klikdokter.com, Jakarta Payudara merupakan organ yang mengandung jaringan lemak. Saat hamil jaringan di dalam payudara akan meregang sesuai dengan perubahan bentuk semakin membesar untuk persiapan dalam memproduksi ASI.

Perubahan bentuk payudara menjadi kendur setelah masa kehamilan merupakan yang wajar. Selain itu faktor usia, genetik dan pemakaian bra dengan ukuran yang salah juga berperan menyebabkan payudara menjadi kendur, lantaran payudara kehilangan elastisitas dan kekenyalannya.

Karena itu, Anda dapat mencegah bentuk payudara yang kendur setelah melahirkan dengan beberapa kiat praktis berikut ini:

Pakailah bra khusus ibu hamil

Selama masa kehamilan ukuran payudara akan membesar dan semakin berat. Dengan memakai bra khusus ibu hamil yang sesuai dengan ukuran payudara, bentuk payudara akan tetap terjaga dan mencegah payudara menjadi kendur.

Jaga kelembaban kulit payudara

Untuk menjaga kelembaban kulit payudara Anda, konsumsilah buah dan sayur secara rutin, serta cukup asupan air putih. Selain itu pakailah pelembab berbentuk lotion yang aman bagi ibu hamil agar kulit tetap terjaga kelenturannya.

Turunkan berat badan bertahap
Jangan langsung menurunkan berat badan secara cepat. Lakukan penurunan berat badan secara bertahap. Karena penurunan berat secara bertahap dapat memberikan kesempatan pada kulit untuk kembali ke kondisi semula sebelum melahirkan.

Olahraga

Untuk mengatasi masalah payudara kendur lakukan olahraga secara rutin untuk melatih serta memperkuat otot-otot yang di sekitar payudara dan dada. Gerakan yang disarankan adalah gerakan push up dan chest press dengan barbel.

Langkah-langkah sederhana di atas, bisa Anda lakukan untuk mengembalikan elastisitas payudara dan mengencangkan payudara kendur usai melahirkan. Namun, pemakaian produk cream atau lotion kecantikan untuk mengencangkan payudara sangat tidak dianjurkan karena dapat berbahaya bagi kesehatan Anda.

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar