Sukses

Amankah Melakukan Operasi Plastik di Usia Remaja?

Kini operasi plastik semakin marak, bahkan menjadi tren –khususnya di kalangan artis. Amankan melakukannya di usia remaja?

Klikdokter.com, Jakarta Operasi plastik telah menjadi tren belakangan ini. Kemunculan fenomena ini dipicu oleh tren selfie yang semakin mendunia. Namun amankah melakukan operasi plastik di usia remaja?

Dalam dunia medis, terdapat dua jenis prosedur operasi plastik. Pertama, operasi rekonstruksi yaitu untuk memperbaiki kecacatan pada tubuh atau wajah. Contohnya: cacat bawaan lahir seperti bibir sumbing, cacat telinga, luka akibat gigitan binatang, luka bakar, atau membuat kembali payudara setelah operasi kanker payudara.

Kedua, operasi kosmetik atau kecantikan untuk mengubah bagian tubuh seseorang yang dirasa kurang sempurna. Prosedur yang umum dilakukan yaitu memperbesar payudara, memperkecil payudara, membentuk hidung, mengurangi lemak dari berbagai bagian tubuh.

Operasi plastik memang jarang dilakukan pada usia remaja. American Society of Plastic Surgeons melaporkan mengenai perbedaan alasan antara orang dewasa dan remaja yang melakukan operasi plastik.

Orang dewasa melakukan prosedur tersebut agar tampil lebih mencolok di keramaian. Sedangkan para remaja melakukannya agar diterima di lingkungan pergaulannya.

Beberapa prosedur operasi plastik yang sering dilakukan oleh remaja adalah operasi hidung, koreksi telinga yang menonjol, operasi payudara, dan operasi menghilangkan bekas luka atau tanda lahir. Operasi payudara juga dapat dilakukan pada remaja laki-laki yang mengalami pembesaran payudara atau ginekomastia.

Mana yang lebih aman untuk remaja?
Operasi rekonstruksi pada remaja aman dilakukan dan dapat membantu memperbaiki kecacatan. Prosedur tersebut dapat membuat remaja lebih percaya diri untuk berbaur dengan teman seusia mereka.

Namun, bagaimana dengan operasi kosmetik? Hal tersebut masih menjadi kontroversi. Sebenarnya operasi kosmetik tidak akan mengubah hidup seseorang.

Operasi plastik meliputi proses pembiusan, penyembuhan luka, dan juga risiko lainnya yang cukup serius. Oleh karena itu, remaja yang ingin melakukan operasi plastik perlu wawancara mendetail terlebih dahulu.

Proses wawancara ini penting untuk menilai apakah remaja tersebut sudah cukup dewasa. Selain itu, melalui proses ini juga dapat diketahui apakah alasan untuk melakukan operasi cukup tepat dan kemampuan mereka mengatasi stres dari prosedur tersebut.

Beberapa prosedur operasi plastik pada remaja juga memiliki usia minimal untuk memastikan bahwa mereka sudah selesai bertumbuh. Contohnya, pada operasi hidung baru bisa dilakukan pada usia 15 atau 16 tahun pada perempuan, dan setahun lebih tua untuk laki-laki.

Jadi, banyak hal yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu sebelum melakukan operasi plastik di usia remaja.

[BA/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar