Sukses

Mengintip Keunikan Tradisi Lebaran di 6 Negara

Salat Id dan bermaaf-maafan, hal itu sangat lekat dengan tradisi Idul Fitri di Indonesia. Lantas bagaimana dengan tradisi lebaran di negara

Klikdokter.com, Jakarta Lebaran telah tiba. Selain Salat Id, Lebaran di Indonesia sangat identik dengan tradisi bermaaf-maafan, serta saling mengunjungi kerabat dan keluarga. Ketupat dan opor ayam serta beragam hidangan khas Lebaran lainnya disajikan di meja makan saat Idul Fitri. Lantas bagaimana dengan negara lain? Yuk, intip keunikan tradisi lebaran di enam negara berikut ini:

  1. Arab Saudi

    Hari Raya Idul Fitri di Arab Saudi dirayakan dengan sangat meriah. Bagi umat muslim di Arab Saudi, sangat penting untuk memerhatikan orang kurang mampu di hari Lebaran. Oleh karena itu, mereka umumnya membeli beras dan berbagai bahan makanan, kemudian diletakkan di depan pintu rumah. Siapa saja yang merasa membutuhkan boleh mengambilnya.

  2. Tiongkok

    Provinsi Yunnan di Tiongkok merupakan salah satu daerah dengan penduduk muslim terbanyak di negara tersebut. Di sana, Idul Fitri dirayakan dengan mengenang Sayyid Ajjal, seorang gubernur muslim yang sangat berpengaruh pada zamannya, serta mengenang para pahlawan muslim yang gugur dalam peperangan. Setelah melakukan Salat Id, mereka membersihkan makam Sayyid Ajjal, lalu berdoa. Mereka juga mengunjungi makam para leluhur.

  3. Afrika

    Untuk menghormati umat Islam di Afrika, pemerintah memberikan libur tiga hari untuk merayakan Lebaran. Hidangan yang wajib ada di setiap rumah, di akhir bulan Ramadan, adalah bihun yang dilengkapi daging. Saat Lebaran, umat muslim di Afrika juga memberikan zakat pada orang kurang mampu.

  4. Kanada

    Karena hanya ada sedikit penduduk asli Kanada yang beragama Islam, perayaan Lebaran dilakukan oleh penduduk dari negara lain yang sedang berada di Kanada. Biasanya, warga Indonesia atau Malaysia yang tinggal di Kananda yang mengoordinasi perayaan Lebaran. Setiap orang membawa makanan, dikumpulkan menjadi “bank makanan”, kemudian dinikmati bersama-sama.

  5. Suriname

    Suriname merupakan negara yang sebagian besar penduduknya berasal dari keturunan Jawa. Yang menarik, cara penduduk Suriname menentukan Hari Raya Idul Fitri berbeda dengan di Indonesia. Masyarakat Suriname menentukan Hari Raya Idul Fitri menggunakan prajangka, atau dikenal dengan istilah primbon Jawa.

  6. India

    Masyarakat India merayakan Lebaran dengan melakukan Salat Id di Masjid Jama, masjid terbesar di New Delhi. Makanan yang wajib ada di tiap rumah adalah siwaiyaan, yaitu bihun manis yang dilengkapi dengan buah kering dan susu. Bihun ini tak hanya berwarna putih, tetapi bisa juga berwarna merah atau hijau.

Meskipun keunikan tradisi Lebaran di keenam negara tersebut berbeda-beda, momen ini selalu menjadi hari yang dinantikan umat muslim, yang disambut dengan penuh sukacita. Selamat Idul Fitri!

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar