Sukses

Gigi Goyang Pertanda Diabetes, Benarkah?

Gigi goyang tidak hanya disebabkan oleh benturan atau trauma lainnya. Kondisi ini juga bisa menjadi pertanda adanya penyakit diabetes mellitus. Yuk, baca informasi selengkapnya disini!

Diabetes mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada organ pankreas, tetapi juga bisa memengaruhi bagian dalam rongga mulut.

Lalu, apakah benar kondisi gigi goyang tanda diabetes? Ya, salah satu komplikasi di rongga mulut yang dapat ditimbulkan dari diabetes adalah gigi goyang. 

Jurnal American Academy of Periodontology mengatakan bahwa pasien diabetes lebih rentan terkena penyakit periodontal. 

Pasalnya, kadar gula darah yang tinggi dapat memengaruhi sirkulasi darah di sekitar gusi dan tulang alveolar.

Sebaliknya, kondisi gusi dan tulang alveolar yang tidak sehat dapat memperburuk penyakit diabetes itu sendiri.

Artikel Lainnya: Bukan Cuma Goyang, Ini Ciri-Ciri Gigi yang Mau Copot

1 dari 4 halaman

Bagaimana Diabetes Sebabkan Gigi Goyang?

Diabetes dapat menyerang jaringan penyangga gigi atau periodontal. Diawali dengan adanya penumpukan plak gigi karena pada penderita diabetes, kemampuan jaringan periodontal untuk melawan kuman mengalami penurunan.

Alhasil, jaringan periodontal mudah terinfeksi dan mudah rusak. Di saat infeksi benar-benar sudah terjadi, abses periodontal tidak bisa dihindari lagi. Ini adalah kondisi ketika jaringan penyangga gigi mengeluarkan nanah.

Selanjutnya, jaringan yang terinfeksi tersebut akan mengalami pengikisan tulang penyangga dengan cepat dan banyak. Jika kelamaan dibiarkan akan menyebabkan gigi goyang dan akhirnya tanggal.

Selain gigi goyang, penderita diabetes mellitus yang tidak mengontrol gula darahnya dengan baik juga bisa terkena xerostomia. Ini adalah rasa kering pada mulut akibat penurunan produksi air ludah. 

Tidak hanya sampai di situ, pengaruh diabetes pada gigi dan rongga mulut juga bisa menyebabkan penyembuhan luka yang lebih lama, perubahan rasa pengecapan di mulut, dan infeksi jamur kandidiasis.

2 dari 4 halaman

Tanda Gigi Goyang yang Disebabkan Diabetes

Diabetes mendukung timbulnya peradangan pada jaringan periodontal gigi yaitu periodontitis. Keadaan tersebut disertai pembentukan pocket, resorpsi tulang dan kegoyahan gigi.

Hal ini terjadi karena adanya perubahan mikroflora subgingiva, respon host dan perubahan di pembuluh darah dan metabolisme kolagen.

Selain itu juga meningkatnya jumlah bakteri di dalam mulut. Hal ini menyebabkan gangguan pada jaringan periodontal dan berlanjut ke gigi goyang.

Artikel Lainnya: Inilah Penyebab Gigi Goyang yang Jarang Disadari

 

3 dari 4 halaman

Cara Mengatasi Gigi Goyang karena Diabetes

Agar komplikasi di rongga mulut dapat dicegah dan dikurangi, para penderita diabetes dapat melakukan berbagai cara berikut ini: 

1. Perubahan Gaya Hidup

Menjalani hidup sehari-hari dengan banyak bergerak, aktif berolahraga, dan konsumsi makanan sehat dan seimbang harus dilakukan.

Selain untuk menjaga kadar gula darah, juga untuk mengurangi berat badan, menjaga tekanan darah normal, serta mengatasi gangguan emosional.

2. Menjaga Kesehatan Gigi dengan Rutin dan Lebih Detail

Anda harus lebih serius memperhatikan kondisi gigi, seperti keberadaan plak gigi, keadaan gusi, gusi yang lepas, dan gusi berdarah.

Hal-hal ini akan membantu menjaga kadar gula darah serta memelihara kesehatan jaringan penyangga gigi.

3. Melakukan Pemeriksaan ke Dokter Gigi Setiap 3 Bulan Sekali

Pada saat pemeriksaan, dokter gigi akan mencatat secara detail setiap kondisi yang terjadi pada gigi.

Hal ini berguna sebagai pedoman sebelum dilakukannya suatu tindakan atau perawatan gigi. 

Artikel Lainnya: Tanda Diabetes Mellitus yang Perlu Anda Waspadai

4. Rajin Mengontrol Kadar Gula Darah

Dengan rajin memeriksa kadar gula darah, maka dapat mencegah kerusakan lebih lanjut pada jaringan penyangga dan tulang rahang. 

5. Menjalani Tindakan Pembersihan Karang Gigi dan Root Planning di Dokter Gigi

Tindakan ini dapat meningkatkan dan memperbaiki kondisi jaringan periodontal pada pasien diabetes mellitus.

Karena efektif dalam mengurangi kadar HBA1c yang merupakan penanda dalam pemeriksaan kadar gula darah.

Dengan melakukan hal-hal tersebut, maka komplikasi yang sudah terjadi tidak akan memburuk atau menimbulkan komplikasi baru.

Ingatlah bahwa untuk mencegah gigi goyang, Anda perlu melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi. Jadi, jangan lupa untuk berkonsultasi secara teratur ke dokter gigi setiap 3 bulan sekali.

Konsultasi langsung dengan dokter seputar masalah kesehatan lainnya melalui fitur LiveChat 24 jam di aplikasi Klikdokter.

(PUT/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar