Sukses

Penyebab Gastritis Kronis Pada Usia Dewasa Muda

Sering muncul nyeri di ulu hati secara berulang dan dalam jangka waktu lama?

Klikdokter.com, Jakarta Gastritis adalah suatu kondisi saat lapisan lambung mengalami iritasi dan peradangan. Pada gastritis kronis, gejala berkembang secara perlahan, berulang, dan dalam jangka waktu lama.

Karena itu, para penderita gastritis kronis, khususnya pada usia dewasa muda, sudah terbiasa dengan kondisi ini. Akibatnya mereka jarang berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Alhasil, sel-sel di daerah lambung berpotensi mengalami perubahan menjadi sel prakanker. Untuk mencegah terjadinya perubahan tersebut, Anda harus mengetahui apa saja tipe dan penyebab gastritis kronik pada usia dewasa muda.

  • Gastritis Kronik Tipe A

    Gastritis tipe ini disebabkan oleh sistem imun yang menghancurkan sel-sel yang melapisi dinding lambung. Gastritis tipe ini dapat meningkatkan risiko terjadinya anemia, defisiensi vitamin, dan kanker.

  • Gastritis kronik Tipe B

    Gastritis tipe ini merupakan gastritis yang sering terjadi, penyebabnya adalah infeksi bakteri Helicobacter Pylori. Jika tidak ditangani lebih lanjut akan menyebabkan perlukaan di dalam lambung, perlukaaan pada saluran pencernaan, dan kanker.

  • Gastritis Kronik Tipe C

    Gastritis tipe ini disebabkan iritasi kimia. Biasanya karena obat-obat dari golongan Nonsteroidal Anti Inflammatory (NSAID) yang tidak sesuai dosis dan minum alkohol secara berlebihan.

    Gastritis tipe ini juga dapat disebabkan oleh refluks empedu yang menyebabkan perlukaan di dinding lambung dan memicu perdarahan. 

Selain beberapa faktor penyebab seperti di atas, risiko terjadinya gastritis kronik pada usia dewasa muda akan meningkat karena adanya gaya hidup dan pola makan yang tidak baik.

Karena itu, Anda sebaiknya menghindari beberapa faktor pemicu gastritis sebagai berikut:

  • Makanan tinggi lemak

    Makanan tinggi lemak dapat meningkatkan kadar asam lambung. Contohnya daging berlemak, produk olahan susu yang tinggi lemak, dan makanan yang digoreng.

  • Makanan manis

    Mengonsumsi banyak gula dapat membuat produksi asam lambung menjadi lebih tinggi.

  • Kopi atau teh

    Kedua minuman ini mengandung kafein yang dapat memicu peningkatan asam lambung dan ketidaknyamanan lambung.

  • Menghentikan kebiasaan merokok

    Anda perlu menghentikan kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol. Kebiasaan tersebut dapat merangsang pengeluaran asam lambung.

  • Makanan yang mengandung gas

    Anda juga harus menghindari makanan yang memperparah gastritis. Biasnya makanan yang banyak mengandung gas seperti sayur sawi, kol, buah nangka, minuman bersoda, roti, sereal, dan pasta.

  • Cokelat

    Anda perlu menghindari makanan yang memperlambat pengosongan lambung karena jenis makanan ini dapat menyebabkan peningkatan asam lambung. Contohnya yaitu coklat, makanan berlemak, susu full cream, dan keju.

    Gejala gastritis kronis sebenarnya sama dengan gejala gastritis akut; yaitu nyeri di bagian ulu hati, perut kembung, mual, muntah, berkurangnya nafsu makan, dan penurunan berat badan. Bila sering mengalami gejala-gejala tersebut secara berulang dan dalam waktu lama, Anda sebaiknya segera berkonsultasi pada dokter.

Anda juga perlu menghindari beberapa penyebab gastritis kronis pada usia dewasa muda sebelum terjadi komplikasi dari. Komplikasi gastritis kronis yaitu muntah darah, peningkatan denyut jantung, susah untuk bernapas, dan pingsan.

Jangan abaikan nyeri di ulu hati yang sering muncul, apalagi dalam jangka waktu lama. Waspadai selalu gejala gangguan gastritis kronis.

[BA/ RH]

1 Komentar

  • dokter, saya mau bertanya,, sayang sering mengalami sakit pada perut. terkadang panas pada bagian dada, sayang sudah mencoba minum obat cari, seperti antasida dan obat ranitidin, tapi ketika obatnya habis, sakitnya muncul kembali, sudah 3 minggu, tolong sarannya dok