Sukses

Awas, Penyakit Kulit Ini Bisa Jadi Gejala HIV

HIV/AIDS baru menimbulkan gejala jika sudah berlangsung lama. Gejalanya pun bisa beragam, salah satunya penyakit kulit.

Klikdokter.com, Jakarta Infeksi HIV memiliki stigma sebagai penyakit yang dianggap “mematikan” dan ditakuti. Seseorang yang terinfeksi virus HIV akan mengalami penurunan daya tahan tubuh. Akibatnya, penderita mudah terkena infeksi atau keganasan pada sejumlah organ tubuh seperti di saluran pernafasan dan saluran pencernaan dan organ tubuh lainnya, termasuk infeksi penyakit kulit.

Beberapa penyakit kulit yang menjadi gejala infeksi HIV adalah sebagai berikut:

Infeksi jamur kulit

Infeksi jamur (candida) di mulut dengan gejala menyerupai sariawan berwarna keputihan. Infeksi ini sering menjadi gejala HIV yang paling umum dan menimbulkan gejala berupa kemerahan dan gatal di kulit.Dapat terjadi di lidah, langit-langit mulut, dinding dalam pipi dan bagian belakang tenggorokan, Infeksi jamur juga dapat menyebar ke bagian tubuh lain seperti paru,

Kaposi sarkoma

Kaposi sarkoma merupakan keganasan (kanker) yang terjadi di kulit dan membran mukosa. Kanker ini kerap dijumpai pada penderita HIV/AIDS dengan gejala berupa lesi berwarna gelap atau keunguan di kulit. Daya tahan tubuh yang rendah pada penderita HIV juga dapat membuat kaposi sarkoma menyebar dengan cepat ke organ lain di tubuh.

Molluscum contagiosum

Molluscum contagiosum adalah infeksi kulit yang ditandai dengan adanya bintil mirip benjolan kecil berwarna putih atau merah di kulit. Penyakit ini disebabkan oleh virus. Penularannya terjadi dengan mudah melalui kontak kulit dan berganti handuk atau pakaian dengan orang lain.

Berdasarkan American Academy of Dermatology, kebanyakan orang yang terinfeksi ini biasanya mengalami 10 – 20 bintil di kulit. Namun pada penderita AIDS bisa mengalami hingga lebih dari 100 bintil di kulit.

Herpes

Ada 2 jenis virus herpes yaitu virus penyebab infeksi berupa lesi di sekitar mulut dan virus penyebab herpes genital di alat kelamin. Rendahnya daya tahan tubuh penderita AIDS membuatnya rentan terinfeksi herpes. Pada herpes genitalis gejala yang dijumpai berupa lesi kemerahan seperti sariawan di alat kelamin dan nyeri.

Dengan mengenali jenis-jenis penyakit kulit yang menjadi gejala HIV, serta menjalani pemeriksaan, gejala HIV bisa dikontrol dengan memberikan pengobatan yang tepat.

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar