Sukses

7 Fakta Menarik tentang Menguap

Masyarakat kerap menganggap bahwa menguap erat kaitannya dengan mengantuk. Simak faktanya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Menguap merupakan suatu gerakan refleks menarik udara secara simultan dan peregangan gendang telinga yang diakhiri dengan menghembuskan nafas. Durasi menguap rata-rata terjadi selama lima detik.

Sampai saat ini penyebab menguap memang masih belum bisa dipastikan. Ada banyak teori yang dikaitkan dengan aktivitas yang satu ini. Berikut beberapa teori medis di balik menguap yang banyak dikemukakan:

  • Tubuh terasa segar

    Efek menyegarkan setelah menguap disebabkan karena rangsangan dari arteri carotid yang tertekan saat gerakan menguap. Tekanan pada arteri carotid menyebabkan aliran darah di area wajah meningkat dan tubuh merespons dengan melepaskan hormon adenosine dan katekolamin yang berperan untuk membuat tubuh terasa segar.

  • Menguap sama dengan mengantuk

    Banyak orang yang mengaitkan keduanya. Menurut beberapa penelitian, menguap memang erat kaitannya dengan kelelahan dan merupakan episode mengantuk.

  • Bosan

    Menurut penelitian, menguap juga erat kaitannya dengan kegiatan yang dilakukan berulang–ulang. Contohnya: kegiatan belajar di kelas, menyetir, belajar, dan menonton televisi.

  • Mendinginkan otak

    Salah satu teori mengaitkan menguap sebagai cara mendinginkan otak. Saat menguap, hawa panas di dalam otak diyakini akan keluar karena udara dingin masuk kedalam tubuh saat mengambil nafas secara dalam.

  • Empati

    Saat seseorang menguap biasanya orang disekitarnya akan ikut menguap. Menurut penelitian, aktivitas ini bersifat menular dan merupakan bentuk komunikasi untuk menunjukkan rasa empati kepada orang lain.

  • Mengurangi rasa tidak nyaman di telinga

    Menguap juga merupakan mekanisme pertahanan tubuh saat berada di ketinggian. Caranya dengan mengurangi tekanan udara di dalam telinga tengah dan menyamakan dengan tekanan udara luar.

  • Terlalu banyak makan

    Saat Anda mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak, tubuh secara otomatis akan mengurai makanan dengan bantuan oksigen. Saat semua oksigen disalurkan pada organ pencernaan, organ otak akan kekurangan pasokan oksigen sehingga terjadi reaksi menguap.

Ternyata menguap tak hanya memiliki kaitan dengan mengantuk. Masih ada banyak faktor lain yang dapat menimbulkan seseorang menguap. Menarik bukan?

(DA/ RH)

1 Komentar