Sukses

Tren Anak Kembar Para Selebritas

Kelahiran si kembar Ella dan Alexander, dari pasangan George dan Amal Clooney, menambah panjang urutan selebritas yang memiliki anak kembar.

Klikdokter.com, Jakarta Minggu ini, kabar bahagia datang dari pasangan artis George dan Amal Clooney. Anggota keluarga pasangan aktor top dan pengacara ini baru bertambah dua orang dengan kelahiran anak kembar mereka, Ella dan Alexander.

Selain mereka, masih banyak pasangan selebritas yang juga memiliki anak kembar seperti Jennifer Lopez, Angelina Jolie, dan Sarah Jessica Parker. Penyanyi seksi Beyonce pun beberapa waktu lalu mengumumkan bayi kembar yang tengah dikandungnya.

Ternyata, tren anak kembar ini bukan hanya terjadi pada pasangan selebritas dunia saja. Artis dalam negeri juga ada yang memiliki anak kembar, yaitu Jonathan Frizzy, Cynthia Lamusu, dan Irfan Hakim.

Sebenarnya ada dua jenis kehamilan kembar, yaitu kembar identik dan kembar nonidentik.

Kembar identik terjadi saat satu sel telur dibuahi satu sel sperma. Selanjutnya sel telur tersebut membelah menjadi dua dan berkembang menjadi dua janin kembar identik. Anak yang kembar identik memiliki gen dan jenis kelamin sama.

Lain hal pada kembar nonidentik. Angka kejadian kembar nonidentik lebih tinggi, yaitu sekitar 75 persen dari seluruh kelahiran kembar. Hal ini bisa terjadi saat dua sel telur yang berbeda dibuahi dan berkembang. Pada kasus ini, pasangan kembarnya dapat berjenis kelamin sama atau berbeda.

Lalu, mengapa bisa terjadi kehamilan kembar? Menurut National Health Service (NHS), penyebab pada kehamilan kembar identik tidak diketahui. Kehamilan kembar identik tidak disebabkan oleh faktor keturunan. Kesempatan terjadinya 1:250 dan kesempatan ini sama pada semua wanita hamil.

Lain halnya dengan kembar nonidentik. Beberapa faktor dapat turut berkontribusi.

Faktor yang pertama adalah ras. Pada beberapa ras tertentu, seperti orang Nigeria, kembar nonidentik lebih umum terjadi. Keadaan ini dapat dipengaruhi faktor genetik, terutama dari sisi ibu yang memiliki kecenderungan mengeluarkan lebih dari satu sel telur saat berovulasi.

Ibu hamil usia tua juga lebih cenderung hamil kembar nonidentik. Hal ini disebabkan oleh pelepasan lebih dari satu sel telur saat berovulasi. Pada usia 30–40an dapat terjadi perubahan pola ovulasi, sehingga sangat mungkin mengeluarkan dua sel telur.

Seiring dengan kemajuan teknologi –seperti bayi tabung, kehamilan kembar menjadi lebih umum terjadi. Data dari Inggris menyebutkan bahwa satu dari lima kehamilan melalui program bayi tabung akan menghasilkan anak kembar.

Pada proses bayi tabung, umumnya lebih dari satu telur yang sudah dibuahi akan dipindahkan ke dalam rahim. Karena itu kesempatan terjadinya kembar pun semakin meningkat.

Kelahiran si kembar Ella dan Alexander, telah menambah daftar panjang tren anak kembar di kalangan selebritas. Hal ini menjadi menarik karena untuk mendapatkan kehamilan kembar bukanlah hal mudah. Selamat untuk pasangan George dan Amal Clooney.

[BA/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar