Sukses

Turunkan Kolesterol dengan Whey Protein

Selain membantu membentuk otot, whey protein juga dapat menurunkan kadar lemak di dalam tubuh.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi para penggemar fitness, whey protein mungkin terdengar tidak asing. Selain membantu pertumbuhan otot, ternyata whey protein juga dapat menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh, lho!

Apa itu whey protein?

Whey protein adalah zat yang berasal dari susu. Pada dasarnya, susu mengandung dua jenis protein, yaitu kasein (80%) dan whey protein (20%).
Whey protein bisa dikatakan sebagai protein yang lengkap, karena mengandung asam amino esensial. Zat ini biasanya digunakan sebagai suplementasi olahraga untuk meningkatkan sintesis protein otot dan menstimulasi pertumbuhan jaringan otot.

Efek terhadap kolesterol

Berdasarkan penelitian dari British Journal of Nutrition tahun 2010, konsumsi whey protein secara teratur mampu menurunkan nilai kolesterol total dan kolesterol jahat (Low Density Lipo-protein), serta trigliserida.

Whey protein berpengaruh pada metabolisme lemak di liver, mengurangi penyerapan kolesterol di usus, menghambat sintesis atau pembentukan kolesterol, dan meningkatkan pembuangan melalui feses.

Selain mengurangi kadar lemak di dalam tubuh, whey protein juga berfungsi membantu pemulihan tenaga setelah olahraga intens, meningkatkan sensitivitas insulin, dan menurunkan tekanan darah.

Tak berhenti sampai di situ, jenis protein yang satu ini juga turut membantu menurunkan berat badan dengan menekan nafsu makan. Bahkan whey protein juga dapat menghambat perjalanan penyakit kardiovaskular, sindroma metabolik, dan diabetes.

Dosis yang disarankan

Agar memberikan manfaat yang signifikan, dosis whey protein yang dianjurkan adalah 20–30 gram protein, tanpa melebihi 1,2 gram/kg berat badan. Misalnya: berat badan Anda 70 kg, maka whey protein yang dikonsumsi dalam sehari tidak boleh melebihi 84 gram protein.

Ada beberapa kondisi khusus dimana konsumsi whey protein dapat dipertimbangkan. Seperti tidak mendapatkan cukup protein, ikut dalam kelompok olahraga, sedang berusaha menurunkan berat badan, seorang vegetarian, atau memiliki kebutuhan medis kusus seperti kanker, HIV atau diabetes.

Ingat, meski whey protein mendatangkan segudang manfaat, sumber utama protein tetap harus berasal dari makanan. Anda bisa mendapatkannya dari ayam, daging sapi, putih telur, dan ikan.

(NB/ RH)

1 Komentar