Sukses

Buah Ceri Bisa Obati Diabetes, Mitos atau Fakta?

Katanya, buah ceri dapat bermanfaat untuk mengobati penyakit diabetes. Benarkah demikian?

Diabetes merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Kebanyakan masyarakat Indonesia menderita diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 dipengaruhi oleh berbagai hal, mulai dari faktor genetik, pola hidup, adanya obesitas, dan lainnya.

Penyakit ini tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dikontrol. Sebelum pemberian obat-obatan, terlebih dahulu penderita diabetes perlu melakukan modifikasi gaya hidup, seperti menjaga asupan makanan, olahraga teratur, dan sebagainya.

Dari segi asupan makanan, ada banyak makanan yang dianggap memiliki manfaat untuk penderita diabetes. Salah satunya adalah buah ceri.

Efektifkah konsumsi buah ceri untuk diabetes? Simak penjelasannya di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Kandungan Ceri yang Bermanfaat bagi Diabetes

Buah ceri merupakan bagian dari keluarga Rosaceae yang juga mencakup buah persik, plum, dan nektarin. Banyak yang bertanya, apa sebenarnya kandungan dari buah ceri yang bermanfaat untuk penderita diabetes?

Rasa manis buah ceri berasal dari gula alami, yang baik bagi kesehatan. Kadar kandungan gula alami ini berkisar antara 8–20 persen, tergantung dari tingkat kematangan buah.

Selain mengandung gula alami, buah ceri juga kaya akan vitamin dan mineral. Sebut saja vitamin C, vitamin A, kalium, fosfor, kalsium, magnesium, besi, dan antioksidan. Karena itulah, buah ini baik untuk menangkal peradangan dan berbagai penyakit berbahaya, salah satunya diabetes.

Artikel lainnya: Penasaran, Ini Manfaat Buah Kersen yang Tak Pernah Anda Duga

Hal ini diduga karena ceri tergolong makanan buah dengan indeks glikemik rendah, yang tidak membuat kadar gula darah meningkat atau menurun secara cepat. Sedangkan antosianin pada ceri juga dapat meningkatkan hormon insulin, sehingga kadar gula darah di dalam tubuh menjadi lebih terkontrol.

Sebuah studi pada hewan dilakukan untuk menguji manfaat buah ceri untuk diabetes. Pada studi ini, tikus yang terkena diabetes diberi ekstrak buah ceri selama 30 hari. Hasilnya, tikus-tikus tersebut mengalami penurunan kadar gula darah yang signifikan.

Meski demikian, penelitian pada manusia belum ada sehingga bukti yang menunjukkan manfaat buah ceri untuk diabetes belum cukup kuat. Diperlukan penelitian-penelitian lanjutan untuk meyakinkan hal ini.

2 dari 3 halaman

Batasan Konsumsi Ceri Tiap Hari

Jika ingin mendapatkan manfaat buah ceri untuk diabetes, konsumsilah buah ceri yang masih segar, masih ada batangnya, dan dalam keadaan dingin. Pastikan batangnya masih dalam kondisi baik. Cucilah terlebih dahulu sebelum Anda menyimpannya di dalam kulkas tidak lebih dari satu minggu.

Meskipun buah ceri diduga dapat membantu mengendalikan penyakit diabetes, bukan berarti Anda boleh mengonsumsinya dalam jumlah banyak.

Artikel lainnya: Bolehkah Penderita Diabetes Minum Jus Buah?

Ingatlah bahwa jika Anda menderita diabetes, penting untuk menjaga kadar glukosa darah dalam batas yang disarankan oleh dokter Anda. Salah satu caranya adalah dengan memperhatikan asupan karbohidrat sehari-hari.

Ceri adalah salah satu pilihan karbohidrat yang sehat, namun Anda tetap harus memantau porsinya.

Menurut British Diabetic Association, 14 buah ceri setara dengan makan 2 buah kiwi, 7 stroberi, atau 3 aprikot. Karena tiap orang memiliki toleransi yang berbeda-beda terhadap karbohidrat, cobalah untuk mengecek kadar glukosa darah Anda sebelum dan setelah mengonsumsi ceri.

Jadi, sebaiknya Anda tidak bergantung hanya pada buah ini saja. Apalagi buah ceri mengandung gula sehingga konsumsi berlebihan pada penderita diabetes juga tidak baik.

Pada dasarnya, cara terbaik untuk mengontrol diabetes adalah pola makan sehat, olahraga teratur, dan minum obat diabetes yang diberikan oleh dokter. Semoga bermanfaat!

Ingin mengetahui info kesehatan lainnya atau menanyakan manfaat buah ceri untuk diabetes? Tanyakan langsung kepada dokter-dokter kami melalui layanan Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter. Yuk, unduh aplikasinya sekarang!

[NWS]

0 Komentar

Belum ada komentar