Sukses

Anda Bisa Deteksi Dini Kanker Payudara Sendiri

Deteksi dini kanker payudara mampu menyelamatkan nyawa hingga 90 persen.

Klikdokter.com, Jakarta Kanker payudara dapat menyerang siapa saja –mulai dari orang dewasa, orang tua, wanita, maupun pria. Data kementerian kesehatan menunjukkan bahwa hampir satu dari dua kanker pada wanita merupakan kanker payudara. Angka kejadian kanker yang tinggi membuat setiap orang, terutama kaum wanita patut waspada.

Berita baiknya, semakin dini terdeteksi, semakin baik pula angka harapan hidup penderita kanker payudara. Deteksi dini kanker payudara mampu menyelamatkan nyawa hingga 90 persen.

Angka harapan hidup ini akan merosot drastis ke angka 15 persen bila tak dideteksi sejak awal. Karena itu, melakukan deteksi kanker payudara sejak dini sangat penting.

Deteksi dini bisa dilakukan dengan pemeriksaan payudara sendiri. Pemeriksaan dapat dilakukan pada hari ke 5–7 sejak hari pertama haid. Pada masa ini, kelenjar payudara tidak lagi banyak terpengaruh oleh hormon haid.

Cara pemeriksaan payudara sendiri
Untuk mendeteksinya, Anda bisa melakukan pemeriksaan payudara sendiri di rumah. Bagaimana caranya? Berikut ini cara pemeriksaan payudara sendiri:

  • Berdirilah di depan cermin tanpa busana dengan tubuh tegap, bahu lurus, dan kedua tangan berada di pinggang. Perhatikan bentuk kedua payudara dengan seksama.

    Anda patut waspada bila melihat perubahan bentuk, ukuran, dan warna pada salah satu atau kedua payudara. Begitu juga bila ada perubahan bentuk puting seperti bengkak, tertarik ke dalam atau mengeluarkan cairan.

  • Masih dengan posisi berdiri, tarik kedua tangan ke arah atas. Cari tanda awal kanker payudara seperti tanda-tanda yang telah disebutkan sebelumnya.

  • Langkah selanjutnya dilakukan dengan posisi berbaring. Taruh tangan kiri ke belakang kepala. Lakukan pemeriksaan payudara kiri dengan tangan kanan.

    Lakukan penekanan pada payudara dari atas ke bawah, dari sisi paling luar ke sisi dalam, dengan menggunakan empat jari yang dirapatkan. Lanjutkan dengan menekan payudara secara melingkar hingga ke ketiak, tulang selangka, tengah dada, hingga tulang rusuk bawah payudara.

    Rasakan apakah ada benjolan atau nyeri pada daerah penekanan.

  • Lakukan hal yang sama pada payudara sisi lainnya.

  • Dengan posisi berdiri, lakukan pemeriksaan seperti langkah 3–4. Beberapa wanita merasa lebih nyaman melakukan pemeriksaan saat payudara lembap atau basah. Karena itu, Anda dapat melakukannya saat sedang mandi.

Perhatikan ini: Sebagian besar benjolan yang ditemukan pada pemeriksaan awal merupakan benjolan yang sifatnya jinak. Hanya sebagian kecil saja yang kemudian terbukti ganas dan didiagnosis sebagai kanker payudara. Namun, benjolan ini perlu segera ditangani.

Langkah deteksi dini kanker payudara yang lebih jauh lagi adalah pemeriksaan mammografi. Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan rutin untuk wanita di atas usia 45 tahun. Bila ada riwayat kanker sebelumnya, atau ada keluarga yang terdiagnosis kanker, pemeriksaan ini dapat dilakukan lebih awal dan lebih sering.

Deteksi dini kanker payudara memegang peranan yang sangat penting untuk menentukan kualitas hidup wanita di kemudian hari. Jangan sampai terlambat mengetahuinya.

[BA/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar