Sukses

Pikun pada Orang Tua, Normal atau Karena Penyakit?

Pikun pada orang tua tidak melulu akibat proses penuaan saja. Terkadang, ada hal lain di baliknya.

Klikdokter.com, Jakarta Pikun sangat identik dengan kondisi orang tua. Ternyata, hal ini tidak hanya terjadi secara alami, melainkan bisa juga karena disebabkan penyakit berbahaya!

Benar, pikun merupakan kondisi alami yang akan terjadi pada orang tua. Namun pada kasus tertentu, ada kondisi bergejala pikun yang tak boleh diabaikan.

Pikun yang Perlu Diwaspadai

Dalam dunia kedokteran, ada suatu gejala penyakit yang dikenal sebagai demensia. Berbeda dengan pikun yang terjadi secara alami, gejala gangguan memori pada demensia terjadi lebih cepat (progresif).

Ada dua kondisi yang menjadi biang keladi demensia, yaitu penyakit Alzheimer dan gangguan pembuluh darah.

Gejala demensia tingkat ringan adalah lupa meletakkan barang-barang yang digunakan sehari-hari. Kemudian, gejala bertambah berat dan berubah menjadi gangguan memori singkat (lupa kejadian yang baru terjadi).

Jika tidak ditangani, kondisi ini akan semakin buruk. Bahkan hingga menyebabkan kehilangan memori jangka pendek maupun jangka panjang.

Selain memengaruhi memori, demensia juga menyebabkan gangguan bahasa dan komunikasi, kemampuan untuk fokus, kemampuan menganalisa sebab-akibat, kemampuan membuat keputusan, serta persepsi visual.

Tak hanya itu, penyakit demensia juga menuntun penderitanya untuk mengalami perubahan kepribadian dan mood, seiring dengan perburukan gangguan memori yang terjadi.

Jika orang terdekat Anda mengalami gejala pikun yang semakin memberat disertai gangguan komunikasi atau berpikir dan perubahan kepribadian, jangan ragu untuk segera membawanya ke dokter. Jangan sampai terlambat, karena demensia dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya secara menyeluruh.

(NB/ RH)

1 Komentar