Sukses

Haid Tak Kunjung Berhenti? Waspada Mioma Rahim

Mioma rahim adalah salah satu kemungkinan penyebab haid yang memanjang. Mari kenali lebih jauh soal kondisi tersebut.

Klikdokter.com, Jakarta Pernah mendengar tentang mioma rahim? Belum banyak wanita yang mengetahui secara persis mengenai penyakit ini. Padahal menurut WHO, mioma rahim menyerang sekitar 20–30% dari seluruh wanita di dunia. Di Indonesia, mioma rahim ditemukan pada 2.39–11.7% pasien ginekologi yang dirawat di RSUD.

Mioma rahim merupakan tumor jinak pada otot polos rahim. Biasanya berukuran kurang dari 15 cm, tetapi pada beberapa kasus dapat membesar hingga lebih dari 45 kg.

Salah satu gejala mioma rahim adalah haid yang terus-menerus (menoragia). Pada penderita menoragia, 20–30% kasus disebabkan oleh mioma rahim, disusul oleh polip (5–10% kasus) dan endometriosis (5% kasus).

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti mengapa mioma rahim dapat menyebabkan haid yang tak kunjung berhenti.

Beberapa teori yang diajukan para ahli adalah berkurangnya kontraksi otot rahim, meluasnya luas permukaan dinding rahim, dan pelebaran pembuluh darah di area tersebut. Namun, teori-teori tersebut masih perlu ditelaah kembali.

Kembali ke gejala, biasanya penderita mioma rahim mengeluhkan haid yang terlalu lama atau memanjang, perdarahan di luar masa haid yang tak kunjung henti, dan lemas.

Selain itu, penderita mioma rahim juga dapat mengalami gangguan menahan rasa ingin buang air kecil. Hal ini diakibatkan adanya tekanan tumor pada kantong kemih.

Jadi, jika siklus haid Anda tidak normal (terutama jika tak kunjung berhenti), sebaiknya segera berkonsultasi kepada dokter. Penanganan dini dari mioma rahim akan memberikan hasil yang lebih baik ketimbang penanganan saat kondisi lanjut, terutama pada wanita muda yang ingin mempertahankan kesuburan.

[RS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar