Sukses

Wanita Hamil, Jangan Sembarangan Konsumsi Jahe!

Meski dapat meredakan mual, konsumsi jahe bagi ibu hamil tidak boleh sembarangan agar tidak menimbulkan efek samping.

Manfaat jahe cukup beragam bagi kesehatan, seperti meredakan kram perut saat menstruasi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sampai meningkatkan fungsi otak. Tak cukup sampai di situ, jahe juga disebut-sebut memiliki manfaat bagi wanita hamil.

Jahe banyak disarankan untuk dikonsumsi wanita hamil, terutama pada trimester pertama. Beberapa studi menunjukkan, jahe dapat membantu mengatasi keluhan mual dan muntah. Bahkan, jahe dinilai lebih efektif ketimbang plasebo.

Selain untuk mual dan muntah, wanita hamil juga disarankan mengonsumsi jahe untuk menurunkan kadar kolesterol. Seperti diketahui, wanita berisiko memiliki kadar kolesterol tinggi saat hamil.

Namun demikian, waspadai bahaya jahe untuk ibu hamil. Meskipun memiliki cukup banyak manfaat, jahe yang dikonsumsi ibu hamil dengan dosis yang tidak tepat dapat meningkatkan berbagai risiko gangguan kesehatan.

1 dari 4 halaman

Bahaya Jahe untuk Ibu Hamil

Para ibu hamil dianjurkan untuk berhati-hati dalam mengonsumsi jahe, meskipun manfaatnya cukup banyak. Apabila melebihi batas wajar, bahaya jahe untuk ibu hamil yang bisa terjadi adalah sebagai berikut: 

1. Rasa Terbakar pada Lambung

Jahe jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan asam lambung sehingga mudah muncul keluhan rasa terbakar pada lambung.

Artikel Lainnya: Bolehkah Ibu Hamil Minum Jamu Tradisional?

2. Keguguran

Bahaya jahe untuk ibu hamil yang satu ini akan menjadi mimpi buruk wanita hamil. Ya, siapa yang menduga bila jahe dapat memicu perdarahan sehingga berisiko menyebabkan keguguran jika dikonsumsi secara berlebihan.

Selain itu, minum jahe saat ibu hamil dapat berdampak pada kondisi janin dalam kandungan. Beberapa penelitian melaporkan adanya kejadian bayi lahir dengan berat badan rendah, lahir cacat, bahkan meninggal dalam kandungan.

3. Pusing

Bukannya meredakan pusing, konsumsi jahe saat hamil malah dapat memicu keluhan ini. Pusing dapat terjadi apabila jahe dikonsumsi secara berlebihan, terutama jika dikonsumsi sebelum makan.

4. Diare

Konsumsi jahe secara berlebihan dapat memicu gangguan pencernaan. Bahaya jahe untuk ibu hamil salah satunya dapat meningkatan jumlah frekuensi BAB dan memicu terjadinya diare.

2 dari 4 halaman

Batas Aman Konsumsi Jahe pada Ibu Hamil

Setelah mengetahui minum jahe saat hamil berbahaya bila dikonsumsi berlebihan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsinya. Salah satunya adalah mengetahui dosis yang aman.

Artikel Lainnya: Camilan Kekinian Penghilang Mual untuk Wanita Hamil

Bagi ibu hamil sendiri, dosis jahe yang dianjurkan adalah sekitar 1000-1500 mg per hari, yang dibagi ke dalam 2 sampai 4 kali konsumsi.

Selain mengetahui dosis yang aman, Anda juga perlu memperhatikan jenis jahe yang dikonsumsi. Biasanya, jahe dalam bentuk permen memiliki dosis yang berlebih sehingga Anda perlu berhati-hati. Apabila ingin lebih aman, konsumsilah jahe dari bahan alami.

3 dari 4 halaman

Kondisi Ibu Hamil yang Sebaiknya Menghindari Jahe

Jahe memang diketahui dapat meringankan gejala mual pada ibu hamil. Namun demikian, waspadai efek samping jahe untuk ibu hamil, terutama pada beberapa kondisi yang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi jahe berikut ini:

  • Wanita hamil yang memiliki riwayat keguguran
  • Wanita hamil yang mengalami perdarahan vagina
  • Wanita hamil dengan gangguan pembekuan darah
  • Wanita hamil yang menderita diabetes
  • Wanita hamil yang memiliki masalah jantung

Apabila Anda sedang hamil dan termasuk ke dalam salah satu karakteristik yang disebutkan di atas, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter sebelum mengonsumsi jahe atau suplemen jahe.

Demikian beberapa bahaya jahe untuk ibu hamil. Meskipun memiliki banyak manfaat, jahe dapat membahayakan kesehatan apabila dikonsumsi secara tidak bijak, terutama bagi wanita hamil.

Jadi, perhatikan dosis yang tepat, jenis jahe yang dikonsumsi, dan ketahui pula kondisi Anda sebelum memutuskan untuk mengonsumsi jahe. Bila perlu, konsultasikan ke dokter. Jangan sampai jahe yang sebenarnya bermanfaat malah membahayakan diri sendiri maupun janin Anda.

[WA]

    0 Komentar

    Belum ada komentar