Sukses

Inilah Dampak Buruk Bila Tubuh Kekurangan Elektrolit

Elektrolit dalam tubuh bisa berkurang karena beberapa faktor, salah satunya yaitu diare. Bila dibiarkan, bisa mengancam keselamatan.

Klikdokter.com, Jakarta Elektrolit adalah zat-zat yang bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan cairan yang dapat menghantarkan listrik. Tubuh memerlukannya guna menghantarkan listrik ke seluruh sel agar bisa bekerja dengan normal.

Ada begitu banyak elektrolit dalam tubuh, beberapa di antaranya: natrium, klorida, dan magnesium.

Natrium merupakan elektrolit paling banyak yang berperan dalam keseimbangan air, fungsi saraf, dan kontraksi otot. Klorida berperan dalam pertukaran oksigen dan karbondioksida dalam darah merah. Sedangkan magnesium merupakan elektrolit yang terlibat dalam berbagai kegiatan metabolisme tubuh.

Tubuh yang kekurangan natrium, klorida, dan magnesium akan mengalami gangguan fungsi pada jantung dan paru-paru.

Ketidakseimbangan elektrolit juga dapat memengaruhi metabolisme dan kebugaran tubuh. Lebih parahnya lagi, kadar magnesium yang rendah dapat mengancam keselamatan jiwa.

Pertanyaannya, faktor apa yang menyebabkan kadar elektrolit dalam tubuh tidak seimbang? Beberapa faktor yang memungkinkan hal tersebut antara lain:

  1. Usia

    Kebutuhan elektrolit masing-masing orang berbeda-beda bergantung pada usianya. Usia seseorang akan memengaruhi luas permukaan tubuh, metabolisme, dan berat badan.

    Bayi dan anak lebih mudah mengalami keseimbangan cairan dan elektrolit dibandingkan orang dewasa. Untuk usia lanjut, gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit terjadi karena gangguan fungsi ginjal dan jantung.

  2. Iklim

    Orang yang tinggal di daerah panas atau bersuhu tinggi dengan kelembapan udara yang rendah cenderung lebih sering berkeringat. Sehingga mereka akan lebih mudah kehilangan cairan dan elektrolit.

  3. Menderita sakit tertentu

    Beberapa keadaan yang membuat keseimbangan elektrolit dalam tubuh terganggu misalnya penyakit diare, ginjal, dan muntah tanpa henti. Ketiga kondisi ini membutuhkan banyak cairan dan elektrolit. Karena itu pasien yang menderita ketiga penyakit ini akan diberi cairan elektrolit oleh dokter.

Bila terjadi penurunan kadar salah satu jenis elektrolit, maka harus segera diganti dengan makanan dan minuman. Makanan yang mengandung natrium adalah garam atau keju.

Sedangkan makanan yang mengandung klorida yaitu tomat, seledri, atau rumput laut. Lalu kalau tubuh kekurangan magnesium bisa diatasi dengan mengonsumsi pisang.

Namun sebelum semua itu terjadi, Anda bisa mencegahnya dengan banyak mengonsumsi sayur, buah, dan mencukupi asupan air putih setiap hari. Memenuhi asupan nutrisi dengan baik bisa membantu mencegah Anda berurusan dengan masalah kekurangan elektrolit.

[BA/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar