Sukses

4 Bahaya Sinar UV bagi Kulit

Selain memberikan manfaat, sinar UV juga dapat mengancam kesehatan kulit.

Klikdokter.com, Jakarta “Dok, saya kan sedang perawatan kulit wajah, boleh atau tidak terkena matahari?” Pertanyaan seperti ini sering kali dijumpai praktisi klinik saat mengobati pasien dengan jerawat atau flek.

Sebenarnya, sedang perawatan atau tidak, sebaiknya kulit tidak sering terkena sinar matahari. Ini dikarenakan radiasi ultraviolet (UV) yang dihantarkan bersama dengan sinar matahari memiliki efek buruk bagi kulit. Apa sajakah bahayanya?

  1. Sunburn

    Tanda yang segera terlihat akibat radiasi ultraviolet berlebih adalah sunburn. Kulit menjadi kemerahan, kering, bahkan menjadi sangat sensitif dan nyeri.

  2. Kulit menjadi gelap atau tan

    Terlalu sering terkena matahari akan menyebabkan sel pigmen di kulit melepaskan pigmennya. Pelepasan pigmen merupakan respons alami pertahanan kulit dalam rangka memberikan lapisan perlindungan tambahan. Bila hal ini terus terjadi, kulit bisa menjadi lebih gelap.

  3. Kulit tampak lebih ‘tua’

    Seiring dengan waktu, sinar UV yang terus-menerus mengenai kulit akan merusak serat kolagen dan elastin. Akibatnya, kulit tampak keriput, kendur, dan pori-pori membesar.

  4. Kanker kulit

    Ini dia hal terburuk yang bisa terjadi! Terlalu banyak radiasi UV akan merusak materi genetik yang ada di sel kulit. Bila kerusakan ini terus berlanjut, akan membuat pertumbuhan sel kulit menjadi tidak terkontrol sehingga terjadilah kanker kulit. Perlu diketahui, saat ini kanker kulit menjadi jenis kanker yang paling sering muncul, dan angkanya terus meningkat.

Tidak mau kan, jika keempat hal di atas terjadi pada Anda? Jadi mulai sekarang, lindungilah kulit Anda dari paparan sinar UV. Caranya, gunakan Vaseline Healthy Sunblock SPF 30 secara teratur dan hindari paparan sinar matahari yang terlalu berlebihan.

[RS]

0 Komentar

Belum ada komentar