Sukses

Berapa Cangkir Kopi Sehari yang Aman untuk Anda?

Anda pecinta kopi? Ternyata ada batasan mengonsumsi kopi dalam sehari agar tubuh tetap sehat.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi beberapa orang, kopi tak hanya menjadi minuman wajib di pagi hari, tetapi juga minuman pendamping saat bekerja. Terkadang, kopi pun selalu menemani saat sedang melakukan pertemuan bisnis, atau sekadar ngobrol dengan teman. Beberapa orang akhirnya minum kopi lebih satu cangkir sehari.

Sesungguhnya, kafein memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Beberapa di antaranya, yaitu meningkatkan keawasan serta konsentrasi, dan meringankan kelelahan. Beberapa penelitian juga menemukan, kopi dapat menurunkan risiko penyakit diabetes melitus, sirosis hati, dan alzheimer.

Namun, terlalu banyak kafein juga tidak baik. Efek sampingnya adalah sakit kepala, susah tidur, gugup, gelisah, sering buang air kecil, perut tak nyaman, otot bergetar, dan detak jantung berpacu cepat.

Kafein juga dapat meningkatkan produksi asam lambung. Selain itu, kafein dapat membuat cincin otot kerongkongan rileks pada bagian bawah, sehingga asam lambung dapat naik sampai ke kerongkongan, seperti pada penderita asam lambung naik (GERD).

Karena itu, pada orang dengan penyakit mag dan asam lambung naik, mereka dapat mentoleransi 100-200 mg sehari. Atau setara dengan 1-2 gelas kopi sehari, sebelum membuat lambung mereka perih.

Untuk orang dewasa yang sehat, jumlah kafein yang aman adalah 400 mg sehari. Atau setara dengan empat gelas kopi sehari. Memang, toleransi masing-masing individu terhadap kafein berbeda-beda. Akan tetapi, kafein diatas 600 mg (sekitar 5-7 gelas kopi) dalam sehari sudah dianggap berlebihan dan berbahaya.

Di samping itu, ada beberapa orang yang sangat sensitif terhadap kafein. Jumlah yang sangat sedikit seperti satu gelas kopi atau teh dapat menyebabkan gelisah dan gangguan tidur.

Reaksi seseorang terhadap kafein juga ditentukan oleh jumlah kafein yang biasa dikonsumsi. Orang yang jarang minum kopi akan lebih sensitif terhadap kafein. Faktor lainnya, yaitu keturunan, berat badan, umur, penggunaan obat, dan kesehatan. Dalam kondisi sedang hamil atau memiliki gangguan panik, cemas, dan kelainan detak jantung, Anda pun harus menghindari atau meminimalkan konsumsi kafein. Hal ini juga berlaku bagi penderita tekanan darah tinggi dan diabetes.

Jadi, kembali lagi ke awal. Anda boleh saja menjadi pecinta kopi, namun perhatikan juga jumlah konsumsi kopi Anda dalam sehari agar tubuh tetap sehat.

(BA/MFW)

0 Komentar

Belum ada komentar