Sukses

Negara dengan Tingkat Depresi dan Bunuh Diri Terbanyak

Tidak disangka, ternyata negara ini memiliki tingkat depresi dan bunuh diri paling banyak di antara negara-negara lain di dunia.

Klikdokter.com, Jakarta Depresi merupakan kondisi klinis yang dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Bila tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat mencetuskan keinginan bunuh diri pada penderitanya.

Faktanya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) memerkirakan bahwa lebih dari 300 juta orang dari berbagai kelompok usia di dunia mengalami depresi. Depresi itu sendiri termasuk jenis gangguan jiwa yang ditandai dengan perasaan sedih, kehilangan minat, dan lelah berkepanjangan.

Umumnya, kondisi ini menimbulkan gejala beberapa gejala. Mulai dari sulit berkonsentrasi hingga gangguan nafsu makan atau pola tidur.

Suatu penelitian dari University of Queensland dipublikasikan di jurnal kedokteran PLOS Medicine terkait hal ini. Studi tersebut memelajari angka kejadian depresi di berbagai belahan dunia.

Penelitian ini juga menyusun sebuah peta untuk menunjukkan persentase masyarakat depresi di negara-negara tersebut.

Dari hasil yang didapatkan, para peneliti memaparkan bahwa Timur Tengah dan Afrika Utara adalah negara dengan angka kejadian depresi yang relatif lebih tinggi dari negara lainnya. Selanjutnya diikuti oleh Afrika Tengah, Eropa Timur, dan kepulauan Karibia.

Sedangkan, angka kejadian depresi yang paling rendah ditemukan di Asia Timur, Australia, Selandia Baru, dan Asia Tenggara. Menariknya, penelitian itu juga menyebutkan bahwa negara dengan persentase depresi yang tinggi memiliki angka kejadian bunuh diri yang semakin meningkat.

Sungguh di luar dugaan, bukan? Jadi, jika Anda curiga mengidap depresi, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Pasalnya, seperti yang sudah disebutkan di atas, depresi dapat menumbuhkan keinginan bunuh diri pada penderitanya.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar