Sukses

Hindari Kesalahan Ini Saat Mencukur Jenggot

Salah satu cara pria untuk menjaga penampilannya adalah dengan mencukur jenggot. Namun, terkadang pria melakukan kesalahan saat bercukur.

Jenggot memang bisa memberikan nilai tambah pada penampilan pria. Namun, jenggot yang tidak terawat malah bisa membuat Anda tampak tidak rapi. Padahal, pria yang rapi terlihat sangat menarik, bukan?

Salah satu cara pria untuk menjaga penampilannya adalah dengan mencukur jenggot. Sayangnya, masih banyak pria yang tidak tahu bagaimana cara mencukur jenggot yang benar. Berikut ini adalah kesalahan-kesalahan saat mencukur jenggot yang perlu Anda hindari:

1 dari 4 halaman

1. Membilas Wajah dengan Air Dingin

Apakah Anda membilas wajah dengan air dingin terlebih dahulu sebelum mencukur? Jika ya, ubahlah kebiasaan itu. Anda bisa meniru proses mencukur di barber shop, yakni dengan menempelkan handuk hangat ke wajah.

Jika malas, Anda dapat mencuci wajah dengan air hangat. Tujuannya adalah untuk membuka pori-pori dan melembutkan rambut.

2. Tidak Menggunakan Krim Pencukur

Krim pencukur atau shaving cream sering kali disepelekan. Padahal, lapisan kulit bagian atas bisa saja terkelupas. Karena itu, krim pencukur penting untuk melindungi dan menjaga kelembapan kulit agar tidak timbul iritasi.

Artikel Lainnya: 7 Kesalahan dalam Mencukur Bulu Kaki

3. Menggunakan Terlalu Banyak Krim Pencukur

Sebaliknya, jika Anda mengoleskan terlalu banyak krim pencukur juga tidak baik. Krim yang terlalu banyak dapat menyumbat pisau cukur sehingga kurang dapat memotong folikel rambut secara efektif. Karena itulah, perhatikan dengan baik cara mencukur jenggot yang satu ini.

2 dari 4 halaman

4. Mencukur Berlawanan Arah

Sebaiknya Anda mencukur jenggot sesuai dengan arah tumbuhnya rambut. Hal ini untuk menghindari iritasi, kemerahan, dan rambut tumbuh ke dalam.

5. Menggunakan Satu Pisau Cukur Berulang Kali

Anda memang tidak perlu mengganti pisau cukur setiap kali bercukur. Namun, menggunakan pisau cukur berulang kali dan dalam waktu lama juga tidak tepat. Hal ini akan menumpulkan mata pisau dan rentan berkarat. Jika dibiarkan, tentu dapat terjadi infeksi. Sebaiknya ganti pisau cukur setiap 3-5 kali pencukuran.

6. Mencukur Terlalu Cepat

Pisau cukur yang digoreskan secara terburu-buru akan menyebabkan kulit Anda mudah terluka. Selain itu, jika Anda terlalu cepat juga terdapat kemungkinan tidak rapi dan masih banyak sisa jenggot.

Artikel Lainnya: Benarkah Mencukur Bulu Justru Bikin Tambah Lebat?

7. Mencukur Kurang Rendah

Salah satu kesalahan dalam cara mencukur jenggot adalah mencukur kurang sampai bawah. Periksalah bulu-bulu halus dan cukur sampai bersih bila perlu.

3 dari 4 halaman

8. Terlalu Kuat Saat Bercukur

Terkadang pria menekan terlalu kuat saat mencukur. Padahal sebenarnya hal ini tidak bermanfaat. Beberapa orang beranggapan mencukur sambil ditekan kuat akan membuat hasilnya lebih bersih. Padahal malah membuat kulit mudah iritasi.

Pada dasarnya, menekan dengan kuat saat mencukur akan mengikis lapisan atas kulit. Sebaiknya lakukan penekanan halus dan perlahan jika Anda tidak terbiasa.

9. Tidak Memeriksa Kembali Setelah Mencukur

Penggunaan krim mencukur sebenarnya dapat menyulitkan Anda melihat bulu-bulu yang belum tercukur. Karena itu, setelah mencukur, bilaslah dengan air dan periksa kembali sambil bercermin agar hasilnya lebih rapi dan bersih.

10. Menggunakan Alkohol Setelah Bercukur

Setelah mencukur, kulit lapisan atas akan terkikis sebagian. Ketika menggunakan krim aftershave dengan kandungan alkohol, kulit tersebut akan menjadi perih atau terasa seperti terbakar.

Alkohol juga dapat membuat kulit lebih kering. Sebaiknya, gunakan pelembap wajah setelah mencukur agar dapat melapisi kulit dan menjaga kesehatannya.

Mencukur jenggot adalah ritual yang tidak boleh dilewatkan pria. Karena itu, penting untuk menghindari beberapa kesalahan di atas supaya kulit tetap sehat dan bersih, serta penampilan lebih rapi.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai cara mencukur jenggot yang benar atau tips kesehatan lainnya? Yuk, konsultasikan dengan dokter melalui Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[FY]

0 Komentar

Belum ada komentar