Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Ukuran Penis Anda Mungil? Cek di Sini Penyebabnya

Tahukah Anda besar kecilnya ukuran penis ternyata dipengaruhi oleh beberapa faktor. Apa saja faktor tersebut?

Klikdokter.com, Jakarta Bagi pria, ukuran penis kecil seringkali meruntuhkan kepercayaan diri. Selain itu juga bisa menimbulkan kekhawatiran tidak dapat memuaskan pasangannya. Sialnya, pria sering merasa malu untuk memeriksakan kondisi tersebut ke dokter. Inilah yang semakin memperburuk keadaan.

Omong-omong soal ukuran, sebenarnya adakah standar tertentu hingga ukuran penis pria bisa dikatakan kecil? Rata-rata, ukuran penis pria dewasa saat tidak ereksi adalah 9,16 cm. Sedangkan saat ereksi, ukuran rata-rata penis pria adalah 13,12 cm.

Penis akan dikategorikan kecil jika ukurannya kurang dari 7 cm. Kondisi ini disebut sebagai mikropenis. Lalu apa yang menyebabkan hal tersebut? Berikut beberapa penyebabnya:

  1. Genetik

    Menurut penelitian di Jepang, faktor mutasi gen turut memengaruhi ukuran penis. Kelainan gen ini menyebabkan terganggunya enzim yang memengaruhi hormon seks sehingga membuat ukuran penis menjadi lebih kecil dan tidak berkembang dengan baik.

  2. Obesitas

    Seseorang yang mengalami kegemukan dapat mempengaruhi ukuran penis, kegemukan dapat mengganggu fungsi hormon seks dan mengakibatkan penis menjadi lebih kecil. Selain itu badan yang gemuk membuat terjadinya penumpukkan lemak di daerah dekat alat kelamin dan dapat menutupi otot disekitar penis sehingga penis tampak lebih kecil.

  3. Gangguan hormon

    Kondisi ini juga sering dikatakan berhubungan dengan hormon seksual, yaitu testosteron. Kelainan ini biasanya dapat ditemukan pada masa kanak-kanak.

  4. Faktor lingkungan

    Khususnya yang berkaitan dengan lingkungan yang terpapar zat kimia. Dari data penelitian didapatkan bahwa zat kimia tertentu seperti pestisida dapat mengganggu polymerase gen di tubuh kita yang dapat mempengaruhi ukuran penis.

    Apakah mikropenis bisa diobati? Hingga saat ini belum ada terapi yang memuaskan untuk mengatasi mikropenis. Pengobatan yang paling efektif biasanya dilakukan saat masih anak-anak.

Terapi pengobatan mikropenis umumnya dilakukan dengan suntik hormon testosteron selama tiga bulan, yang selajutnya akan dilihat perkembangannya. Namun, terapi ini dapat diberikan hanya jika mikropenis disebabkan oleh gangguan hormonal.

Mikropenis sebetulnya bisa dideteksi sejak dini, asalkan orangtua selalu memerhatikan ukuran penis anaknya. Terlebih, jika saat lahir ukuran penis anak kurang dari 1,9 cm. Saat menemukan kondisi ini, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter anak untuk penanganan lebih lanjut.

Hindari tempat- tempat yang menjanjikan dapat ‘memperbesar’ penis. Jangan sampai Anda salah mengambil tindakan. Bisa-bisa Anda sengsara seumur hidup. Jika Anda resah karena ukuran penis kecil (mikropenis), sebaiknya berkonsultasilah pada dokter.

(DA/ RH)

5 Komentar