Sukses

Trik Agar Sikat Gigi Jadi Menyenangkan untuk Anak

Mengajarkan anak sikat gigi penting untuk kesehatan giginya kelak. Namun, terkadang anak malas-malasan untuk sikat gigi. Ini tips untuk menyiasatinya.

Menyikat gigi dua kali sehari, yakni setelah sarapan dan sebelum tidur, penting untuk menghilangkan bakteri dan plak penyebab gigi berlubang. Kondisi gigi berlubang ini dapat mengganggu pertumbuhan gigi tetap anak nantinya.   

Namun sayangnya, terkadang anak susah sekali untuk diajak sikat gigi. Ada saja alasan si Kecil untuk menunda atau menghindarinya. Hal ini bisa disebabkan karena mereka belum mengerti pentingnya sikat gigi untuk kesehatan gigi dan mulut, pemilihan pasta gigi yang tidak sesuai, dan lainnya.

Jangan khawatir, ada banyak cara merayu anak untuk sikat gigi. Mari simak selengkapnya dalam artikel berikut.

 

1 dari 3 halaman

Pentingnya Mengajarkan Sikat Gigi pada Anak

Kesehatan gigi anak sangatlah penting sehingga harus diperhatikan oleh orang tua. Salah satu cara paling umum dalam menjaga kesehatan gigi anak adalah dengan mengajarkan kebiasaan menyikat gigi sedini mungkin.

Artikel lainnya: Alasan Mengapa Anak Harus Menggosok Gigi di Malam Hari

Sebaiknya kebiasaan menyikat gigi dimulai sejak gigi pertama anak tumbuh, walaupun yang Anda lakukan hanya sekadar membersihkan gigi dan gusi bayi dengan kasa steril atau air putih saja. Cukup satu kali sehari dulu sebagai permulaan, dan dapat ditingkatkan lagi frekuensinya seiring waktu.

Jangan menunggu sampai giginya tumbuh semua baru memulai kebiasaan ini. Sebab, kebiasaan menyikat gigi sejak dini dapat mencegah pembentukan plak gigi yang membandel, serta kemunculan bakteri penyebab gigi berlubang.

2 dari 3 halaman

Tips Agar Sikat Gigi Menyenangkan bagi Anak

Berikut adalah cara merayu anak sikat gigi yang bisa dilakukan orang tua:

1. Beri Contoh Cara Menyikat Gigi yang Benar

Sikat gigi yang benar adalah ketika lidah, gusi, gigi atas, bawah maupun belakang bersih sempurna. Saat melakukannya, tambahkan dengan gerakan dan istilah yang menarik agar anak lebih tertarik.

Bila anak merasa kesulitan, dampingi dengan memegang tangannya sambil menggerakkan sikat gigi ke atas, ke bawah, ke samping belakang kanan dan kiri, serta bagian lidah.

Di akhir sesi, periksakan gigi Anda dan anak ke cermin. Lakukan sambil tersenyum gembira sebagai tanda Anda berdua telah berhasil menyikat gigi dengan baik dan benar. 

Artikel lainnya: 8 Tips Merawat Gigi Anak yang Baru Tumbuh

2. Kompetisi Sikat Gigi

Cara merayu anak sikat gigi pada pagi dan malam hari adalah dengan menyiapkan kompetisi berupa reward menarik. Anda hanya perlu menyiapkan kalender dan stiker yang disukai anak.

Setiap selesai menyikat gigi, anak dapat menempelkan stiker favoritnya pada kalender yang telah Anda siapkan. Jika stiker tertempel pada kalender tanpa putus, berikan penghargaan kepada anak. Bisa berupa uang saku tambahan atau mainan yang ia inginkan.

3. Buat Permainan Menyenangkan

Cobalah bermain peran dengan anak agar kegiatan sikat gigi menjadi lebih menyenangkan. Misal, anak berpura-pura menjadi superhero yang bertugas membasmi kuman di dalam mulut.

Agar lebih menarik, berikan anak pakaian superhero favoritnya sehingga ia benar-benar merasakan bahwa pertempuran melawan kuman adalah hal yang tidak bisa disepelekan. 

4. Putar Musik Favoritnya

Memutar musik favorit sambil menyikat gigi bisa menjadi tips agar anak mau sikat gigi. Usahakan saat lagu berhenti, anak juga sudah selesai menyikat gigi. Jadi, cara merayu anak sikat gigi yang satu ini bisa Anda coba.

Artikel lainnya: Tips Memilih Sikat Gigi Anak dengan Tepat

5. Biarkan Anak Melakukannya Sendiri

Umumnya, anak-anak ingin melakukan semuanya sendiri. Karena itu, biarkan ia memilih jenis sikat gigi, pasta gigi, membuka tutup dan meletakkan pasta gigi pada tempatnya sendiri. 

Dengan cara ini, kemampuan motorik, kepercayaan diri, dan kemandirian anak juga akan berkembang lebih baik. Ingat, sisa pasta gigi yang berantakan adalah salah satu bagian dari proses belajarnya.

6. Ganti Pasta Gigi yang Menarik

Salah satu tips agar anak mau sikat gigi adalah membelikan pasta gigi dengan gambar lucu dan menarik. Misal, pasta gigi yang mengandung rasa buah-buahan.

Jika anak masih berusia di bawah 3 tahun, sebaiknya pilih pasta gigi tanpa fluoride atau rendah fluoride. Ini karena saat berlatih sikat gigi, anak kerap menelan pasta gigi tersebut.

7. Bawa Mainan Kesukaannya

Membawa mainan kesukaannya turut serta saat sikat gigi, akan membuat anak merasa kegiatan sikat gigi adalah sesuatu yang menyenangkan. Seakan-akan mainannya ikut menemaninya bermain di kamar mandi sambil sikat gigi.

Demikian cara mengajak anak sikat gigi yang bisa Anda terapkan. Mungkin pada awalnya akan sedikit sulit untuk membuat anak rajin sikat gigi, namun seiring waktu, anak akan lebih terbiasa. Kuncinya adalah konsisten dan jadikan kegiatan sikat gigi menjadi lebih menyenangkan!

Untuk tips dalam menjaga kesehatan gigi anak lainnya, Anda bisa mengunduh aplikasi KlikDokter.

[NWS/ RS]

1 Komentar