Sukses

Pertolongan Pertawa Pada Situasi Gawat Darurat yang Perlu Anda Tahu

Apa yang Anda harus lakukan jika ada yang pingsan di sekitar Anda? Bagaimana pertolongan pada mimisan yang paling tepat? Apa yang harus Anda lakukan ketika ada orang kecelakaan dan mengalami patah tulang? Simak penjelasan langkah-langkah tepatnya bersama dr. Alvin Nursalim disini.

KlikDokter.com - Situasi gawat darurat tidak mengenal tempat dan waktu. Kecelakaan lalu lintas atau serangan jantung, bisa saja terjadi di rumah ataupun di jalan raya. Mengingat pentingnya langkah-langkah awal dalam menyelamatkan hidup korban, mari kita kenali apa saja langkah-langkah yang dapat kita lakukan ketika bertemu pasien dengan keadaan gawat darurat.

  1. Penurunan kesadaran (Pingsan)
  • Ketika ada korban yang tiba-tiba terjatuh dan mengalami penurunan kesadaran, langkah awal yang harus Anda lakukan adalah memastikan bahwa pasien berada pada lingkungan yang aman. Misal jika sedang berada di tengah keramaian lalu lintas, angkat pasien ke daerah aman untuk diberikan pertolongan (kecuali pada keadaan kecelakaan atau trauma).
  • Pastikan bahwa pasien tidak sadar, jika benar pasien tidak sadar maka panggil bantuan dengan menghubungi nomor darurat atau rumah sakit terdekat.
  •  Apabila Anda pernah berpartisipasi pada pelatihan bantuan hidup dasar, maka dapat dilakukan perabaan pada arteri nadi karotis, jika tidak teraba, lanjutkan dengan kompresi dada.
  • Jika keadaan nadi pasien teraba, rebahkan pasien dengan dengan posisi miring ke kiri  (dengan catatan bahwa pasien bukan pasien trauma). Memiringkan tubuh pasien dapat menjaga ruang pernapasan korban, posisi ini disebut posisi mantap (recovery position).
1 dari 3 halaman

2. Pertolongan Pertama Pada Kejang Anak

  • Pindahkan anak ke tempat yang aman seperti kasur yang jauh dari benda benda keras dan tajam.
  • Miringkan posisi kepala ke salah satu sisi untuk mencegah anak tersedak.
  • Jangan memasukkan apapun ke dalam mulut selama anak kejang, termasuk memasukkan sendok, makanan, minuman maupun obat obatan.
  • Untuk pemeriksaan lebih lengkap, secepatnya bawa ke rumah sakit terdekat.

3. Pertolongan Pertama Ketika Mimisan

 

  • Berlawanan dengan kebiasaan yang umum dilakukan, jangan posisikan orang yang sedang mimisan dengan posisi tidur. Hal ini dapat menyebabkan darah masuk ke rongga tenggorokan dan tersedak. Posisikan tubuh dalam keadaan condong ke depan.
  • Lakukan penekanan pada bagian hidung tepat dibawah tulang hidung selama kurang lebih 10 menit.
  • Jika keluhan tidak membaik dan darah banyak yang mengalir, konsultasikan dengan dokter atau unit gawat darurat terdekat, untuk dicari penyebab dan dilakukan penanganan yang lebih tepat seperti pemasangan sumbatan tampon.
2 dari 3 halaman

4. Patah tulang dan trauma

  • Pertahankan posisi pasien, jangan digerak-gerakkan kecuali ada paramedis yang berpengalaman. Gerakan yang salah berpotensi memperburuk keadaan pasien, patahan tulang dapat bergerak dan memperburuk perdarahan. Jika harus dipindahkan karena alasan keamanan pasien, pastikan bagian yang terluka tidak bergeser atau bergerak karena proses pemindahan.
  • Jangan mencoba untuk mengembalikan atau menyambung kembali tulang yang patah.
  • Jangan melakukan pembasuhan atau pembersihan luka dengan apapun,  cukup tutup dengan pakaian atau kain yang bersih.
  • Jika terjadi perdarahan yang banyak dan aktif, dapat dilakukan penekanan pada bagian atas luka.
  • Hubungi tenaga kesehatan segera untuk pertolongan lanjutan.

0 Komentar

Belum ada komentar