Sukses

Jangan Sepelekan Pingsan!

Anda sering atau pernah mengalami pingsan? Sebaiknya Anda tidak meremhkan pingsan Anda. Simak disini penjelasan dr. Nadia Octavia mengenai serba-serbi pingsan dapat menambah pengetahuan Anda.

KlikDokter.com - Ketika Anda menonton sinetron atau film dan melihat tokoh utamanya tiba-tiba terjatuh dan pingsan, tentu rasanya seru sekali. Namun pada kehidupan nyata, pingsan atau yang dikenal dalam dunia medis dengan syncope perlu diketahui penyebabnya dan ditangani dengan serius.

Mengapa bisa terjadi pingsan?

Pingsan atau syncope secara umum dapat didefinisikan sebagai hilangnya kesadaran sementara. Hal ini umumnya terjadi karena otak tidak menerima asupan oksigen, darah atau 'gula' yang cukup. Selain itu pingsan dapat juga disebabkan oleh karena gangguan impuls saraf di otak.

Pingsan juga dapat disebabkan oleh karena tubuh reaksi tubuh yang berlebih terhadap pemicu tertentu seperti stres emosional. Hal ini disebut juga dengan 'vasovagal syncope'

Ketika seseorang pingsan, maka ia dengan sendirinya akan terjatuh, dari posisi berdiri menjadi posisi berbaring. Hal ini dapat membantu aliran darah ke otak lebih lancar karena darah tidak perlu dipompa melawan gravitasi. Seseorang yang pingsan seringkali dapat kembali sadar dengan sendirinya setelah beberapa menit. 

1 dari 3 halaman

Apakah pingsan itu perlu dianggap serius?

pingsanKebanyakan dari kasus pingsan tidak fatal. Namun pingsan perlu dtiangani secara serius jika terjadi pada kondisi denyut jantung yang irreguler, kejang, gula darah yang rendah, kehilangan volume darah tiba-tiba ataupun henti jantung.

Apa yang harus Anda lakukan bila ada yang pingsan?

Berbeda dengan yang sering Anda lihat di TV atau film, cara untuk membangunkan orang yang pingsan bukanlah dengan menamparnya atau menyipratkannya dengan air. Ketika otak sudah menerima nutrisi yang cukup, maka seseorang yang pingsan dapat otomatis sadar kembali.

Lalu apakah yang harus dilakukan? Berikut penjelasannya:

2 dari 3 halaman

Lalu apakah yang harus dilakukan jika ada orang pingsan?

  1. Pastikan area sekitar Anda dan pasien aman untuk mencari pertolongan
  2. Cek responnya. Cobalah diajak berbicara. Jika tidak ada respon, cari bantuan. Namun pastikan pasien dalam kondisi yang nyaman
  3. Cari bantuan atau pertolongan orang lain
  4. Periksa jalan napas pasien untuk memastikan tidak ada sumbatan jalan napas
  5. Periksa napasnya, jika napasnya tidak normal, mulailah resusitasi. Jika napasnya baik, monitor selalu nafasnya dan periksa apakah ada luka atau cedera
  6. Periksa denyut jantungnya. Biasanya jika tidak ada napas, dapat diasumsikan tidak ada denyut jantung. Mulailah resusitasi jantung paru.

Selain itu pertolongan lain yang dapat dilakukan:

  • Biarkan orang tersebut berbaring dan beristirahat. Jangan paksa ia untuk langsung duduk.
  • Baringkan orang tersebut pada satu sisi (dimiringkan) untuk mencegah lidah jatuh dan sumbatan jalan nafas
  • Perhatikan jika orang tersebut melakukan gerakan yang tidak biasa, misalnya kejang
  • Jagalah ia terus hingga bantuan datang atau hingga bangun secara spontan

0 Komentar

Belum ada komentar