Sukses

Wasir Saat Hamil? Ini Cara Pengobatannya!

Meskipun banyak pendapat wasir pada masa kehamilan dapat sembuh dengan sendirinya, namun jangan salah kaprah, wasir selama kehamilan juga masih perlu perawatan.

KlikDokter.com - Wasir biasa terjadi selama kehamilan, terutama pada trimester ketiga. Beberapa perempuan terkena wasir pertama kali saat mereka hamil, dan jika Anda pernah mengalaminya sebelum kehamilan, kemungkinan besar Anda bisa mengalaminya lagi. Dalam kebanyakan kasus, wasir yang berkembang selama kehamilan akan sembuh dengan sendirinya setelah melahirkan, terutama jika Anda berhati-hati dalam menanganinya.

Mengapa wasir terjadi pada masa kehamilan? 

Kehamilan membuat seseorang lebih rentan terhadap wasir. Rahim yang membesar menekan vena panggul dan vena kava inferior (vena besar di sisi kanan tubuh yang menerima darah dari anggota tubuh bagian bawah). Hal ini memperlambat kembalinya darah dari bagian bawah tubuh Anda, yang meningkatkan tekanan pada vena di bawah rahim dan menyebabkan wasir lebih melebar atau bengkak. 

Sembelit, masalah umum lain selama kehamilan, juga dapat menyebabkan atau memperburuk wasir. 

Selain itu, peningkatan hormon progesteron selama kehamilan menyebabkan dinding pembuluh darah lebih lentur, yang memungkinkan dinding pembuluh darah membengkak lebih mudah. Progesteron juga dapat mengakibatkan sembelit dengan memperlambat saluran usus. 

Bagaimana saya menghindari wasir? Berikut penjelasannya:

1 dari 3 halaman

Bagaimana saya menghindari wasir?

Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah atau menyingkirkan wasir jika Anda sudah terlanjur mengalaminya: 

Pertama dan terpenting, hindarilah sembelit dengan pola makan yang benar. Konsumsi makanan-makanan tinggi serat (contohnya biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan dan sayuran), minum cukup air (1.5 - 2 liter per hari tergantung kebutuhan dan aktivitas), serta olahraga ringan secara teratur seperti berjalan kaki selama 30 menit. Jika Anda sembelit, konsultasi kepada dokter Anda perihal penggunaan suplemen serat atau pelunak feses (tinja). 

  • Jangan menahan dorongan untuk buang air besar. Cobalah untuk tidak mengejan.
  • Lakukan latihan kegel setiap hari. Kegel meningkatkan sirkulasi di daerah dubur dan memperkuat otot-otot di sekitar anus sehingga mengurangi kemungkinan wasir.  
  • Hindari duduk atau berdiri untuk waktu yang lama. Jika pekerjaan mengharuskan Anda untuk duduk terus-menerus, bangun dan bergeraklah setiap jam atau lebih selama beberapa menit. Di rumah, berbaringlah di sisi kiri Anda ketika tidur, membaca, atau menonton TV untuk menghindari tekanan dari pembuluh darah dubur  serta membantu meningkatkan aliran darah dari bagian bawah tubuh.

Apa yang dapat saya lakukan untuk mengatasi wasir? Berikut penjelasannya:

2 dari 3 halaman

Apa yang dapat saya lakukan untuk mengatasi wasir?

  • Tempelkan kompres es (dengan kain penutup yang lembut) ke daerah yang terkena wasir selama beberapa kali dalam sehari. Es dapat membantu mengurangi pembengkakkan dan ketidaknyamanan. 
  • Rendam dubur dalam air hangat di bak mandi selama 10 hingga 15 menit beberapa kali setiap hari. (Jika Anda tidak memiliki bak, gunakan baskom plastik kecil dan isi dengan air.)
  • Bersihkan daerah yang terkena wasir setelah buang air besar dengan tisu lembut. Jangan memilih tisu yang mengandung parfum untuk mencegah iritasi oleh bahan kimia.
  • Berkonsultasi dengan dokter untuk pengobatan yang tepat.

0 Komentar

Belum ada komentar