Sukses

Merokok Saat Hamil, Janin Akan Sakit Jantung!

Sebagian besar kelainan jantung disebabkan oleh gangguan pada saat awal pembentukan dan perkembangan jantung janin. Enam minggu pertama kehamilan merupakan saat pembentukan jantung. Pembuluh darah utama yang mengalirkan darah ke dan dari jantung juga mengalami pembentukan saat masa kandungan ini. Simak selengkapnya disini bersama dr. Anita Amalia Sari disini.

Klikdokter.com - Sekitar 0,8% bayi lahir dengan kelainan jantung.  Sebagian besar kelainan jantung disebabkan oleh gangguan pada saat awal pembentukan dan perkembangan jantung janin. Enam minggu pertama kehamilan merupakan saat pembentukan jantung. Pembuluh darah utama yang mengalirkan darah ke dan dari jantung juga mengalami pembentukan saat masa kandungan ini. Penyakit jantung bawaan (PJB) jika tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan masalah emosi, sosial dan finansial di kemudian hari.

Hingga saat ini dokter dan peneliti masih melakukan investigasi penyebab PJB. Meskipun dipikirkan bahwa genetik atau faktor keturunan berperan menimbulkan kelainan jantung, hanya beberapa gen yang ditemukan berhubungan dengan kelainan jantung. Konsumsi obat-obatan dan infeksi saat kehamilan dapat menyebabkan kelainan jantung. Pengaruh lingkungan seperti merokok juga mempengaruhi timbulnya kelainan jantung. Berikut adalah beberapa faktor risiko PJB:

1 dari 3 halaman

Pengaruh Rokok & Kesehatan Jantung Janin

Pengaruh lingkungan seperti merokok juga mempengaruhi timbulnya kelainan jantung. Berikut adalah beberapa faktor risiko PJB:

  • Riwayat Keluarga: Memiliki anak dengan riwayat PJB sebelumnya meningkatkan risiko 1-5% untuk memiliki anak berikutnya dengan PJB. Riwayat ibu dan ayah dengan PJB juga meningkatkan risiko anak lahir dengan PJB.
  • Kelainan Genetik: Beberapa kelainan genetik (kromosom) seperti sindroma Down, DiGeorge, Allagile, Williams dan Noonan menyebabkan kelainan pada jantung dan organ tubuh lainnya. Tes genetika dapat dilakukan untuk mendeteksi adanya sindroma Down saat janin masih di dalam kandungan. Komunikasikan kepada dokter yang menangani Anda jika Anda memiliki anak dengan sindroma tertentu sehingga dapat dilakukan pengecekan terhadap janin yang Anda kandung berikutnya.
  • Konsumsi Obat-obatan: Beberapa obat-obatan yang dikonsumsi saat hamil dapat menyebabkan gangguan pada kehamilan termasuk kelainan jantung bawaan. Obat-obatan yang meningkatkan risiko PJB antara lain thalidomide, pengobatan untuk jerawat yang mengandung isotretinoin, lithium dan obat anti kejang yang mengandung asam valproate.
  • Faktor Lingkungan: merokok dan mengkonsumsi alkohol saat hamil meningkatkan risiko kelainan jantung bawaan pada janin.
  • Infeksi Pada Kehamilan: Infeksi rubella saat kehamilan dapat menyebabkan gangguan perkembangan jantung janin. Sebaiknya bagi perempuan yang ingin merencanakan kehamilan dapat melakukan pemeriksaan terhadap virus tersebut dan melakukan vaksin MMR (mumps, measles, rubella) sebelum menikah untuk mencegah terjangkit rubella saat hamil.
  • Diabetes: Memiliki riwayat diabetes sebelum kehamilan dan tidak terkontrol dapat menyebabkan gangguan perkembangan jantung janin. 
2 dari 3 halaman

Pemeriksaan Kehamilan

Pemeriksaan kehamilan yang rutin dapat membantu mendeteksi kelainan jantung pada janin sejak dini. Kemajuan tekonologi di bidang pencitraan termasuk USG kandungan (ekokardiografi janin) memudahkan dokter untuk mendeteksi PJB bahkan sejak dalam kandungan usia 20 minggu sehingga dokter dapat melakukan pemantauan ketat dan penangan terhadap janin yang Anda kandung sebelum, saat, dan sesudah melahirkan jika diketahui memiliki kelainan jantung.

Meskipun hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab PJB tidak ada salahnya bagi calon orang tua untuk tetap menjaga kesehatan saat hamil dan menghindari pajanan-pajanan tertentu seperti yang telah disebutkan di atas. 

0 Komentar

Belum ada komentar