Sukses

Cermati 3 Tanda Depresi Pasca Kegagalan Pemilu

Kegagalan memang mengecewakan, jika kita menanggapi kegagalan dengan rasa sedih itu biasa, tetapi yang menentukan adalah yang terjadi setelahnya, bisakah kita bangkit dari keterpurukan? Atau justru kita berlarut ?larut dalam kesedihan? Simak 3 tanda depresi yang harus diwaspadai berikut ini bersama dr. Adithia Kwee disini

depresi stresKlikdokter.com - Indonesia kembali mengadakan pesta demokrasi tahun ini, apakah Anda ikut serta menyemarakkan pemilihan legislatif 9 April kemarin? Jika ya bagaimana dengan hasilnya? Calon Anda terpilih? Mungkin Anda mendengar, bahwa seringkali mereka yang gagal jadi caleg lantas mengalami gangguan jiwa, benarkah demikian?

Untuk menjadi calon anggota legislatif, seseorang tak mungkin tak melakukan kampanye, biaya yang dikeluarkan juga tidak sedikit, justru sangat mahal! Tidak heran sebagian orang bilang jadi caleg itu nekad kalau tak punya modal besar. Biaya yang dikeluarkan dapat mencapai miliaran rupiah. (Baca: Caleg Rawan Stres)

Kegagalan memang mengecewakan, jika kita menanggapi kegagalan dengan rasa sedih itu biasa, tetapi yang menentukan adalah yang terjadi setelahnya, bisakah kita bangkit dari keterpurukan? Atau justru kita berlarut –larut dalam kesedihan?

Depresi adalah salah satu gangguan jiwa yang terbanyak di dunia. Depresi terjadi pada mereka yang tidak bisa mengatasi kegagalannya dengan baik, sehingga terpuruk dalam kesedihan. Bagaimana ciri orang yang mengalami depresi?

Kenali 3 tanda depresi berikut ini:

  1. Rasa sedih mendalam. Rasa sedih itu wajar, namun jika Anda merasa sedih terus menerus dan mengganggu fungsi sosial Anda, maka Anda perlu mewaspadai kesedihan ini, bisa jadi ini bukan kesedihan biasa

  2. Hilangnya minat terhadap kegiaatan yang biasa dilakukan
  3. Rasa lelah yang tidak biasa, seingga rasanya kita tidak mampu melakukan kegiatan apapun.

Jika Anda mengalami gejala seperti di atas, waspadalah, mungkin Anda mengalami episode depresi, seperti yang dialami caleg-caleg yang gagal dalam pemilu. Hubungi psikiater Anda dan lakukan sesi konsultasi, jangan biarkan depresi yang Anda alami!

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](AK)

 
Baca juga:
 
adithia kweeDitulis oleh:
dr. Adithia Kwee
Anggota Redaksi Medis
Klikdokter.com

0 Komentar

Belum ada komentar