Sukses

Ingin Anak Laki-laki atau Perempuan?

Hari-hari ini dunia kedokteran begitu modern, seakan tidak bisa terbendung lagi, saking modernnya dokter kebidanan pun kita bisa menyusun ?program? untuk menentukan jenis kelamin bayi yang dikandung ibu, bagaimana mungkin? Berikut penjelasannya dari dr. Adithia Kwee

Klikdokter.com - Hari-hari ini dunia kedokteran begitu modern, seakan tidak bisa terbendung lagi, saking modernnya dokter kebidanan pun kita bisa menyusun ‘program’ untuk menentukan jenis kelamin bayi yang dikandung ibu, bagaimana mungkin?

Meskipun Indonesia adalah negara yang mengusung program Keluarga Berencana, program ini belum sepenuhnya dijalankan secara merata. Pasalnya, tidak sedikit keluarga di Indonesia yang terus menambah keturunan dengan alasan belum mendapatkan jenis kelamin anak yang didambakan setelah hamil anak ketujuh sekalipun.

Pola Makan Menentukan Jenis Kelamin Calon Bayi

Dokter kebidanan memang tidak bisa menjanjikan jenis kelamin anak, tetapi ada saja usaha yang bisa dilakukan. Yaitu dengan mengatur pola asupan makanan si ayah, agar sperma yang nantinya membuahi telur adalah sperma yang bisa menghasilkan jenis kelamin yang diinginkan.

Perlu Anda pahami bahwa laki-laki memiliki kromosom XY sementara perempuan memiliki kromosom XX. Kromosom bisa kita katakan menjadi identitas inilah yang menentukan jenis kelamin. Pembuahan selalu melibatkan sperma dan sel telur, kromosom yang dibawa sel telur selalu kromosom X, jadi sang sperma lah yang menentukan kromosom X atau Y yang nantinya akan berpasangan dengan sel telur.

Atas dasar teori ini, maka makanan si calon ibu dan ayah diatur, sehingga pada akhirnya sperma kromosom X lah yang akhirnya bertahan di liang vagina, jika diingankan anak perempuan, atau sebaliknya sperma kromosom Y jika yang diinginkan anak pria, kurang lebih seperti itu.

Pada akhirnya, manusia hanyalah manusia, dan kehendak Tuhan yang menentukan segalanya, cara ini tidak pernah memberikan jaminan apapun. Jangankan jenis kelamin, program hamil yang sering disusun dokter kandungan pun seringkali gagal untuk membuat si ibu hamil. Tapi, mencoba tak ada salahnya, toh?

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](AK)

Baca juga:
 
adithia kweeDitulis oleh:
dr. Adithia Kwee
Anggota Redaksi Medis
Klikdokter.com

 

0 Komentar

Belum ada komentar