Sukses

Apakah Anda Sudah Tahu Ada Jadwal Imunisasi Anak yang Baru?

Pada tahun 2014, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan jadwal imunisasi baru. Jadwal ini memiliki beberapa perubahan dari versi lama. Simak keterangan di bawah ini, agar buah hati mendapatkan perlindungan yang optimal

 

Klikdokter.com - Pada tahun 2014, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan jadwal imunisasi baru. Jadwal ini memiliki beberapa perubahan dari versi lama. Simak keterangan di bawah ini, agar buah hati mendapatkan perlindungan yang optimal:

  • Hepatitis B:

Paling baik diberikan dalam waktu 12 jam setelah lahir dan didahului pemberian vitamin K (untuk mencegah terjadinya perdarahan akibat defisiensi vitamin K). Bila bayi lahir dari ibu HBsAg positif, diberikan juga immunoglobulin hepatitis B (HBIg) pada ekstremitas (tungkai) yang berbeda.

  • Polio:

Vaksin polio oral (OPV-0) harus diberikan pada saat lahir atau saat bayi dipulangkan. Vaksin polio selanjutnya (polio-1, polio-2, polio-3, dan polio booster) dapat diberikan dalam bentuk oral (OPV) yang lewat mulut) atau inaktivasi (IPV) yang diberikan secara disuntikkan dalam otot. Namun, sebaiknya paling sedikit diberikan 1 dosis IPV. (Baca: Imunisasi Polio)

  • BCG:

Dianjurkan sebelum 3 bulan, optimal usia 2 bulan. Apabila diberikan sesudah umur 3 bulan, diperlukan uji tuberkulin (tes mantoux).

  • DTP:

Pertama kali diberikan paling cepat umur 6 minggu. Dapat diberikan vaksin DTwP atau DTaP atau kombinasi dengan vaksin lain. Untuk anak umur lebih dari 7 tahun, diberikan vaksin Td, booster setiap 10 tahun.

  • Campak:

Diberikan dua kali pada usia 9 bulan dan 24 bulan. Vaksin campak ke-dua tidak perlu diberikan apabila MMR sudah diberikan pada 15 bulan.

  • Pneumokokus (PCV):
    • Bila diberikan pada umur 7–12 bulan, diberikan 2 kali dengan interval 2 bulan (ditambah booster pada umur lebih dari 12 bulan atau minimal 2 bulan setelah dosis terakhir).
    • Bila diberikan pada umur lebih dari 1 tahun, diberikan 1 kali (ditambah booster minimal 2 bulan setelah dosis terakhir).
    • Bila diberikan pada anak di atas 2 tahun, cukup diberikan 1 kali.
  • Rotavirus:
    • Monovalen diberikan 2 kali: Dosis I umur 6 – 14 minggu, dosis ke-dua dengan interval minimal 4 minggu (sebaiknya selesai sebelum umur 16 minggu dan tidak melampaui umue 24 minggu).
    • Pentavalen diberikan 3 kali: Dosis I 6 – 14 minggu, interval dosis ke-dua dan ke-tiga 4 – 10 minggu, dosis ke-tiga diberikan pada umur kurang dari 32 minggu.
  • Varisela:

Setelah umur 12 bulan, terbaik pada umur sebelum masuk SD. Bila diberikan pada umur lebih dari 12 tahun, perlu 2 dosis dengan interval minimal 4 minggu.

  • Influenza:

Diberikan pada umur minimal 6 bulan, diulang setiap tahun. Untuk imunisasi pertama kali pada anak umur kurang dari 9 tahun, diberikan dua kali dengan interval minimal 4 minggu. Dosis untuk anak usia 6 – 36 bulan adalah 0,25 mL.

  • Human Papiloma Virus (HPV):

Diberikan mulai umur 10 tahun, meliputi 3 dosis.

Berikut ini adalah  tabel jadwal imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia edisi tahun 2014:

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](PNA)

 

Baca juga:

Persepsi Keliru Tentang Imunisasi

Paracetamol Setelah Imunisasi Tidak Perlu

Tips Membujuk Anak Takut Vaksin

 

Ditulis oleh:

dr. Puti Naindra Alevia

Anggota Redaksi  Medis

 

Klikdokter.com

 

0 Komentar

Belum ada komentar