Sukses

Perut Buncit Biang Penyakit

Perut buncit bukan hanya tidak indah dipandang tapi juga membawa risiko kesehatan pada si empunya. Apa saja? Simak selengkapnya disini oleh dr. Puti Naindra Alevia.

Klikdokter.com - Perut buncit bukan hanya tidak indah dipandang tapi juga membawa risiko kesehatan pada si empunya. Masalah dengan perut buncit tidak hanya terbatas pada lapisan ekstra di bawah kulit (lemak subkutaneus), namun juga meliputi lemak viseral yang terletak dalam rongga perut, mengelilingi organ dalam. Risiko kesehatan yang dapat berkembang antara lain:

·         Penyakit kardiovaskular

·         Diabetes tipe 2

·         Kanker kolorektal

·         Sleep apnea

Berat badan Anda ditentukan dari keseimbangan kalori yang dimakan dengan energi yang dibakar. Bila Anda terlalu banyak makan namun kurang berolahraga, lemak perut pun menumpuk. (Baca: 4 Bahaya Lemak di Perut Pada Pria)

Namun, proses penuaan juga berpengaruh. Seiring dengan bertambahnya usia, massa otot mulai berkurang, terutama bila gaya hidup Anda kurang aktif. (Baca: Perut Buncit Berisiko Tidak Panjang Umur)

Berkurangnya massa otot mengurangi kecepatan tubuh menggunakan kalori sehingga menjaga berat badan pun lebih sulit. Selain itu, pada beberapa laki-laki sel lemak di lengan dan tungkai kehilangan kemampuan untuk menyimpan lemak, sehingga lemak yang berlebih disimpan di perut. (Baca: Perut Semakin Besar, Masalah Penyakit Semakin Besar)

Bagaimana cara mengetahui bahwa lemak perut Anda terlalu banyak?

·     Gunakan meteran, ukur lingkar pinggang (tepat di atas tulang pinggul). Bila perut jatuh, ukur dalam keadaan tiduran.

·         Keluarkan napas dan ukur lingkar pinggang tanpa mencoba menahan perut.

Ukuran lingkar pinggang lebih dari 89 cm untuk perempuan dan lebih dari 102 cm untuk laki-laki mengindikasikan konsentrasi lemak perut yang tidak sehat dan menjadi faktor risiko kesehatan yang penting. Berapakah lingkar pinggang Anda?

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](PNA)

Ditulis oleh

dr. Puti Naindra Alevia

Anggota Dewan Redaksi Medis

Klikdokter.com

 

Mungkin Anda tertarik:

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar