Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Pria Bersunat Lebih Digemari Perempuan?

Survei yang dilakukan Rakai Health Sciences Program di Kalisizo, Uganda, Afrika Selatan menemukan sebanyak 40%.

Klikdokter.com – Survei yang dilakukan Rakai Health Sciences Program di Kalisizo, Uganda, Afrika Selatan menemukan sebanyak 40% perempuan dengan pasangan pria yang disunat ditemukan mengaku adanya perbaikan dan peningkatan di kehidupan seksualnya.

Di dunia medis sunat dikenal dengan istilah sirkumsisi. Sunat pada pria dianjurkan oleh kedokteran sebagai salah satu upaya mencegah penularan virus HIV-AIDS. Selain itu, sunat juga dianjurkan sebagai langkah menekan risiko paparan kanker leher rahim atau kanker serviks pada perempuan. Survei yang dipresentasikan dalam acara the Fifth International AIDS Society Conference on Pathogenesis, Treatment and Prevention of HIV  lalu itu menjelaskan; setelah disunat, sedikitnya sebanyak 40% perempuan menyatakan merasa lebih puas. Sisanya sekitar 57% menyatakan tidak mengalami perubahan kepuasan seksual, dan 3% lainnya menyatakan merasa kurang puas setelah pasangan mereka dikhitan. Sedikitnya dari 40% kaum hawa yang mengaku mengalami perbaikan kehidupan seksualnya juga menyampaikan bahwa sunat meningkatkan kebersihan kelamin serta memperpanjang waktu pasangan mencapai orgasme. Ditambah juga ada beberapa testimoni terdapat peningkatan frekuensi keinginan pasangan untuk berhubungan seks. Pada penelitian yang sama ditemukan juga pengakuan dari kalangan perempuan bahwa pasangan mereka mengalami lebih sedikit kesulitan atau lebih mudah mencapai sekaligus mempertahankan ereksi dan orgasme. Sebaliknya, hal senada juga diungkapkan dari kaum pria tersunat yang terlibat pada penelitian tersebut, bahwa terdapat peningkatan kepuasaan dalam kehidupan seks mereka. Nah, bagaimana dengan Anda? Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](DA)

 

Baca juga:

 

0 Komentar

Belum ada komentar