Sukses

Mencegah Luka Pada Pasien Diabetes

Luka pada kaki diabetik lebih sulit untuk sembuh dan dapat semakin parah jika tidak segera diobati. Komplikasi utamanya adalah infeksi dan amputasi. Dari seluruh penderita diabetes, 15% menderita ulkus diabetes pada kaki, dan 12-14% dari yang menderita ulkus tersebut memerlukan amputasi

Oleh: dr. Dina Kusumawardhani

Mencegah Luka Pada Pasien Diabetes - KLIKDOKTER.com - Salah satu komplikasi tersering dari diabetes melitus (DM) adalah kaki diabetik. Pada pasien DM terdapat gangguan pada:

  • pembuluh darah kecil (mikroangiopati)
  • pembuluh darah besar (makroangiopati)
  • gangguan syaraf (neuropati)

Gejala adanya gangguan pada syaraf berupa rasa baal/kebas, kesemutan, rasa nyeri berkurang/tidak ada rasa nyeri sama sekali. Hilangnya sensasi pada kaki menyebabkan tekanan berulang pada kaki akhirnya terjadi kerusakan jaringan lunak. Selain itu penderita menjadi tidak peka terhadap suhu atau benda asing (seperti benda tajam) sehingga memudahkan terjadinya luka. Selain itu, gangguan pada pembuluh darah akibat kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama menyebabkan kaki tidak mendapatkan nutrisi yang cukup sehingga meningkatkan risiko terjadinya kaki diabetik pada pasien DM.

Luka pada kaki diabetik lebih sulit untuk sembuh dan dapat semakin parah jika tidak segera diobati. Komplikasi utamanya adalah infeksi dan amputasi. Dari seluruh penderita diabetes, 15% menderita ulkus diabetes pada kaki, dan 12-14% dari  yang menderita ulkus tersebut memerlukan amputasi.

Perawatan kaki pada penderita diabetes bertujuan untuk mencegah terjadinya luka.Berikut ini adalah tips untuk merawat kaki pada pasien diabetes melitus:

  1. Jagan berjalan tanpa menggunakan alas kaki, termasuk di pasir dan di air
  2. Periksa kaki setiap hari, laporkan pada dokter apabila kulit terkelupas, kemerahan  atau luka
  3. Periksa alas kaki dari benda asing sebelum memakainya, seperti kerikil/benda tajam
  4. Selalu menjaga kaki dalam keadaan bersih, tidak basah, dan mengoleskan krim pelembab pada kulit yang kering
  5. Potong kuku secara teratur
  6. Keringkan kaki dan sela-sela jari setelah dari kamar mandi
  7. Gunakan kaos kaki dari bahan katun yang tidak menyebabkan lipatan pada ujung-ujung jari kaki
  8. Jika ada kalus/mata ikan, tipiskan secara teratur
  9. Jika sudah ada kelainan bentuk kaki, gunakan alas kaki yang dibuat khusus
  10. Sepatu tidak boleh terlalu sempit/longgar, jangan menggunakan hak tinggi
  11. Jangan gunakan bantal atau botol berisi air panas/es batu untuk kaki

Selain perawatan luka pada kaki, yang terpenting adalah mengontrol kadar gula darah dan penyakit yang menyertai (hipertensi, kolesterol, dll). Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](DK)

 

0 Komentar

Belum ada komentar