Sukses

Ingin Bebas Stres? Cukupi Zat Besi!

Menurut studi terbaru yang dilakukan oleh Sunnybrook Research Institute, Universitas Toronto dan dipublikasikan pada jurnal Biological Psychiatry, kadar zat besi yang rendah di dalam darah memiliki hubungan dengan depresi.

Oleh: dr. Dina Kusumawardhani

KLIKDOKTER.com – Menurut studi terbaru yang dilakukan oleh Sunnybrook Research Institute, Universitas Toronto dan dipublikasikan pada jurnal Biological Psychiatry, kadar zat besi yang rendah di dalam darah memiliki hubungan dengan depresi.

Studi ini menganalisa konsentrasi zat besi dalam darah pada 1643 pasien depresi dan 804 pasien non-depresi yang diambil dari 17 penelitian. Berdasarkan penelitian ini, sebagian besar pasien depresi memiliki kadar zat besi yang lebih rendah dibandingkan pasien non-depresi. Semakin rendah kadar zat besi maka semakin berat derajat depresi.

Meskipun studi ini tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat secara langsung, hubungan antara kadar zat besi dan depresi dapat dijelaskan secara ilmiah.

Zat besi dibutuhkan untuk oksigenasi dan produksi energi pada parenkim otak, serta sintesis neuro-transmiter dan myelin (serat syaraf). Zat besi juga memiliki efek sebagai antioksidan, yang menjaga keseimbangan fungsi endokrin, sistem imun, dan fungsi kognitif. Selain itu, zat besi juga memegang peranan penting dalam mengatur sirkuit glutamatergik kortikal dan hipokampus  yang mengatur afektif / perilaku.

Depresi dapat menyerang siapa saja dan pada usia berapa pun. Menurut studi yang dipublikasikan pada American Society of Nutritional  Sciences, wanita yang mengalami anemia saat melahirkan memiliki risiko yang tinggi untuk berkembang menjadi depresi pasca melahirkan.

Selain depresi, anemia defisiensi besi juga dapat menyebabkan kesulitan konsentrasi, penurunan kecerdasan, mudah lelah, lemas, cemas, kehilangan nafsu makan, gangguan tidur, kerontokan rambut, dan autisme pada anak.

Maka dari itu segera periksakan kadar zat besi Anda dan keluarga Anda untuk mencegah terjadinya gejala yang tidak diinginkan. Konsumsilah makanan yang kaya akan zat besi. Jika hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar zat besi yang rendah, konsumsilah suplemen zat besi bersama dengan vitamin C untuk membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](JF)

Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar