Sukses

Hal-Hal Pemicu Payudara Pria Membesar

Payudara pria yang membesar bisa terjadi akibat beberapa penyebab. Apakah berbahaya? Ketahui penyebab payudara pria membesar di sini.

Pernahkah Anda menyadari bahwa payudara pria bisa membesar? Tak hanya pada wanita, payudara yang membesar juga bisa terjadi pada pria karena berbagai faktor. Kondisi payudara yang membesar pada pria disebut ginekomastia

Sebenarnya, pria juga memiliki jaringan payudara, namun tidak berkembang seperti wanita. Pembesaran payudara pada pria bisa terjadi pada salah satu atau kedua payudara. Keadaan ini umumnya ditemukan pada remaja dan pria usia tua. 

Ukuran payudara yang membesar dapat bervariasi. Jaringan tambahan pada payudara bisa tumbuh hanya di bagian dekat puting atau seluruh bagian. Terkadang, jaringan tersebut bisa terasa nyeri.

Berikut ini beberapa pemicu yang bisa menyebabkan jaringan payudara pria membesar.

1 dari 4 halaman

1. Andropause

Andropause adalah suatu fase dalam hidup pria yang mirip dengan menopause pada wanita. Biasanya, andropause dialami pria ketika usia paruh baya. 

Dalam kondisi ini, hormon testosteron pada pria menurun dan terjadi ketidakseimbangan yang menyebabkan ginekosmastia, rambut rontok, dan insomnia. 

2. Masa Pubertas 

Meskipun hormon utama pria adalah testosteron, namun pria juga menghasilkan hormon androgen. 

Saat masa awal pubertas, pria bisa menghasilkan lebih banyak estrogen dibanding androgen, sehingga menyebabkan ginekomastia. Kondisi ini hanya bersifat sementara dan akan kembali setelah hormon kembali seimbang. 

3. ASI

Bayi laki-laki dapat mengalami ginekomastia saat minum ASI dari ibunya. ASI mengandung hormon estrogen, sehingga bayi juga dapat mengalami sedikit peningkatan hormon estrogen. 

Artikel lainnya: Hati-Hati, Ini 7 Kelainan yang Dapat Terjadi pada Penis

4. Obat-Obatan

Obat-obatan seperti steroid dapat menyebabkan sedikit peningkatan kadar estrogen, sehingga menimbulkan ginekomastia. Selain itu, obat hipertensi dan anti-cemas juga bisa menjadi pemicu kondisi ini.

2 dari 4 halaman

5. Sindrom Klinefelter

Sindrom Klinefelter adalah salah satu jenis kelainan genetik. Kromosom pada pria seharusnya memiliki 46 kromosom dengan kromosom seks XY. Sementara, pada sindrom Klinefelter terdapat kromosom seks X tambahan. 

Pria dengan sindrom Klinefelter akan memiliki berbagai karakteristik seperti perempuan, salah satunya ginekomastia. 

6. Hipertiroid

Penyakit hipertiroid akan menyebabkan tubuh menghasilkan kelebihan hormon tiroksin dan memicu ketidakseimbangan hormon androgen. Kondisi ini dapat menyebabkan payudara pria membesar. 

7. Obesitas 

Pria yang obesitas sering kali terlihat seperti memiliki payudara. Kondisi ini disebut juga sebagai pseudoginekomastia, yaitu adanya penumpukan sel lemak di dada yang tampak seperti payudara. 

Namun, sel lemak yang berlebih tersebut ternyata juga dapat meningkatkan kadar estrogen dan menyebabkan perkembangan jaringan payudara. 

Artikel lainnya: Pria yang Tidak Sunat Rentan Kena Penyakit Ini!

3 dari 4 halaman

8. Tumor

Beberapa jenis tumor yang memengaruhi ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan payudara pria membesar. Contohnya, tumor testis atau tumor pituitari yang dapat memengaruhi produksi hormon testosteron. 

Selain itu, tumor payudara juga dapat menyerang pria, bukan hanya wanita. 

Sebenarnya, masih banyak penyebab payudara pria membesar lainnya, seperti penyakit hati, penyakit ginjal, lipoma, terapi estrogen, dan lain-lain. 

Pada beberapa kasus, membesarnya payudara pria dapat sembuh dengan sendirinya dan bersifat sementara. Misalnya, apabila akibat efek samping obat, jika konsumsi obat tersebut dihentikan maka kondisi akan kembali seperti semula. 

Tetapi, apabila hal ini terjadi akibat kondisi medis yang mendasari, maka harus ditangani untuk mengatasi pembesaran payudara. 

Waspadalah bila ada tanda-tanda sebagai berikut: 

  • Payudara terus-menerus membesar dengan cepat 
  • Payudara terasa nyeri 
  • Keluar cairan pada puting

Konsultasikan kepada dokter terkait masalah pada payudara Anda. Dokter akan menanyakan tentang gejala, riwayat medis, obat, dan riwayat keluarga. 

Kemudian, akan dilakukan pemeriksaan fisik yang lengkap dan mungkin juga pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis agar ditemukan tatalaksana yang sesuai. 

Bila ingin konsultasi lebih cepat ke dokter, pakai Live Chat dari KlikDokter. Dapatkan informasi akurat seputar kesehatan dari dokter kapan saja dan di mana saja!

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar