Sukses

5 Hal yang Harus Dihindari dalam Pertolongan Pertama Serangan Jantung

Tahukah Anda terdapat 5 hal berbahaya yang tidak sengaja biasa dilakukan orang dalam menolong serangan jantung? Lengkapi pengetahuan Anda disini oleh dr. Sophia B. Hage.
Oleh: dr. Sophia B. Hage
 
Serangan jantung memiliki gejala yang khas, yang paling khas diantaranya adalah nyeri dada seperti ditusuk atau ditekan. Hal ini terjadi karena aliran darah yang membawa oksigen ke jantung terhalang atau mengalami sumbatan sehingga jantung tidak mendapatkan oksigen. Jaringan otot jantung yang kekurangan oksigen ini tidak dapat bekerja dengan baik dan apabila tidak ditangani dengan cepat maka sel-sel otot jantung tersebut dapat “mati”. Pada kondisi ini, pertolongan pertama yang baik dan benar akan sangat menentukan kondisi jantung selanjutnya.
 
Oleh sebab itu, selain melakukan pertolongan pertama dengan cepat, waspadalah untuk menghindari 5 hal berikut ini:
  1. Jangan panik. Tenangkan diri Anda dahulu, karena apabila Anda dalam kondisi panik maka penderita pun akan ikut panik.
  2. Jangan bertindak lambat, semakin cepat semakin baik. Pada kondisi ini, jantung berada dalam kondisi kritis. Setiap menit bahkan detik akan sangat berarti. Hindarilah menunggu untuk mengetahui gejala bertambah parah atau berkurang. Seringkali penderita menunggu gejala hilang dengan sendirinya hingga akhirnya tindakan menunggu ini justru membuat jantung semakin terancam. Apabila dalam 5 menit gejala tidak membaik atau bahkan justru memburuk, segeralah panggil bantuan dengan menelpon nomor darurat 118 atau 119 untuk bantuan ambulans.
  3. Jangan pernah tinggalkan penderita sendirian. Apabila Anda tidak membawa telepon genggam, mintalah tolong kepada orang lain di dekat Anda untuk menelpon nomor darurat. Temani penderita dan pantau terus perkembangan gejalanya. Bersiaplah untuk situasi dimana gejalanya bertambah buruk.
  4. Jangan biarkan penderita menolak bantuan. Meskipun pasien mengatakan dirinya tidak apa-apa, akan tetapi apabila Anda menilai gejala yang dialaminya sudah spesifik dengan gejala serangan jantung maka segeralah bertindak.
  5. Jangan beri penderita minum atau makan apapun kecuali obat jantung yang sebelumnya sudah diresepkan oleh dokter bagi dirinya (aspirin, nitrogliserin). Jangan pula memberikan obat aspirin atau nitrogliserin orang lain kepada penderita. Setiap orang memiliki kondisi yang khas dan tidak tertutup kemungkinan bahwa penderita ini memiliki kondisi yang tidak memungkinkan bagi dirinya untuk mengkonsumsi obat-obat tersebut.
 
Pada kondisi dimana Anda justru merupakan orang yang mengalami gejala serangan jantung, maka pastikan Anda segera berteriak minta tolong kepada orang lain di sekitar Anda. Jangan berusaha menolong diri Anda sendirian dan pastikan ada yang menemani Anda karena pada kondisi kritis ini, kehadiran orang lain akan sangat berguna. Bahkan meskipun Anda mengetahui dengan persis apa yang harus Anda lakukan saat terjadi serangan, selalu pastikan ada orang yang menemani Anda.
 
Sesungguhnya, hal yang paling penting dari semua tata laksana serangan jantung adalah melakukan tindakan-tindakan untuk mencegah terjadinya serangan jantung. Oleh sebab itu jangan tunda lagi dan segeralah mulai menjalani gaya hidup sehat dari sekarang.
 
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami [](SH)
 
  

    0 Komentar

    Belum ada komentar