Sukses

Ribuan Bakteri Menempel pada Poli Bib

Para dokter gigi tampaknya harus lebih serius memperhatikan kesterilan alat-alat yang digunakan di kliniknya. Bukan hanya seluruh hand instruments yang baru saja digunakan untuk merawat pasien yang harus disterilkan, tapi juga barang yang terlihat sepele seperti rantai dan klip penjepit dental bib...

Oleh: drg. Martha Mozartha

KlikDokter.com - Para dokter gigi tampaknya harus lebih serius memperhatikan kesterilan alat-alat yang digunakan di kliniknya. Bukan hanya seluruh hand instruments yang baru saja digunakan untuk merawat pasien yang harus disterilkan, tapi juga barang yang terlihat sepele seperti rantai dan klip penjepit dental bib.

Dental bib, atau disebut juga poli bib, adalah semacam apron atau celemek yang dipakai di leher untuk menutupi dada pasien saat sedang duduk di kursi gigi. Celemek ini digunakan agar pakaian pasien tidak terkena percikan air atau kotoran lainnya saat sedang menjalani perawatan. Dental bib tersebut dipasang di leher pasien dengan menggunakan penjepit atau klip yang terhubung dengan rantai agar celemek tidak mudah lepas dari leher pasien.

Penelitian yang baru saja dipublikasikan ini dilakukan oleh ilmuwan dari Tufts University School of Dental Medicine dan Forsyth Institute. Mereka menemukan ribuan bakteri yang menempel pada permukaan klip polibib yang dipakai oleh pasien. Meski jumlahnya menurun secara signifikan setelah disterilkan dengan prosedur disinfeksi standar, 40% klip dan rantai polibib masih mengandung bakteri aerob maupun anaerob pada permukaannya.

Pada umumnya, polibib yang digunakan di klinik gigi adalah kertas tisu yang terbuat dari material polyethylene sekali pakai (disposable), namun pada kenyataan di lapangan rantai dan klip penjepitnya dipakai berulang-ulang dan acapkali luput dari prosedur sterilisasi. Pada kondisi sedemikian, jumlah bakteri yang menempel pada permukaan klip dapat sangat tinggi. Selain itu, dari penelitian terdahulu terungkap bahwa klip yang terbuat dari kombinasi karet dengan logam mengandung lebih banyak bakteri dibandingkan klip logam tanpa karet.

Transmisi bakteri tersebut dari klip polibib ke praktisi klinis baik dokter gigi maupun perawatnya tidak diungkapkan secara jelas, namun beberapa bakteri yang ditemukan dapat berpotensi menjadi bakteri patogen yang bersifat oportunis, misalnya pada pasien atau klinisi dengan ketahanan tubuh yang sedang menurun. Infeksi silang antar pasien dan antara pasien dengan dokter gigi dapat terjadi meskipun ada banyak faktor yang mempengaruhi proses kejadiannya. Resiko kontaminasi silang ini dapat dicegah dengan mensterilkan klip polibib setiap habis pakai setidaknya dengan menggunakan alkohol, atau dengan menggunakan klip disposable.  Selain itu, klip logam sepertinya lebih baik untuk digunakan karena memudahkan proses desinfeksi, terutama jika klinik gigi menggunakan sterilisator uap/autoclave.[](MM)

 

Referensi:

  • Addy A-H, Christina MM, dkk. Comprehensive Analysis of Aerobic and Anaerobic Bacteria Found on Dental Bib Clips at Hygiene Clinic, Compendium of Continuing Education in DentistryApr2013 Supplement.

    0 Komentar

    Belum ada komentar