Sukses

Hongkong DIlanda Kepanikan Flu Burung

Penemuan terjangkitnya 3 burung yang mati akibat virus flu burung mematikan, yaitu H5N1, dan ditemukannya ayam yang terinfeksi di pasar grosir...

Klikdokter.com - Penemuan terjangkitnya 3 burung yang mati akibat virus flu burung mematikan, yaitu H5N1, dan ditemukannya ayam yang terinfeksi di pasar grosir hari Selasa (20/12) kemarin, membawa keputusan akan pemusnahan 17.000 ayam serta pelarangan impor juga penjualan ayam hidup selama tiga minggu kedepan oleh pemerintah Hong Kong.

Berita yang dilansir oleh BBC News Health hari ini mengungkapkan bahwa hingga kini pemerintah Hong Kong masih mengusut asal muasal terjangkitnya virus baik dari peternakan local maupun impor. Hingga sekretaris untuk pakan dan kesehatan Hong Kong menjelaskan bahwa upaya pemerintah mengambil langkah-langkah tegas memang dapat menimbulkan ketidaknyamanan di public maupun perdagangan unggas, namun hal tersebut merupakan tindakan tepat dalam mencegah dan mengendalikan penyebaran virus yang sudah ada.

Bahkan beberapa sekolah tempat ditemukannya burung-burung yang mati akibat virus H5N1, telah langsung di tutup untuk dilakukannya disinfektan dalam usaha membersihkan dan mencegah penyebaran virus lebih lanjut.

Hongkong memang terkenal dalam mengambil tindakan cepat dan tepat dalam menangani berbagai macam kasus penyakit menyebar. Seperti yang terjadi pada 2003 akan menjangkitnya penyakit pernapasan mematikan, SARS, begitupula di tahun 2009 terhadap virus flu babi. Diharapkan upaya ini segera menghilangkan resiko penyebaran penyakit secepat mungkin dan tidak memakan korban apapun.[](E)

0 Komentar

Belum ada komentar