Sukses

Induksi Obat Kemoterapi Langsung

Sebuah harapan baru dalam merawat penderita kanker payudara dengan efek samping yang lebih sedikit, dikemukakan kemarin hari Rabu 26 Oktober dalam...

Klikdokter.com - Sebuah harapan baru dalam merawat penderita kanker payudara dengan efek samping yang lebih sedikit, dikemukakan kemarin hari Rabu 26 Oktober dalam laporan yang dipublikasikan The Journal Science Translational Medicine. Laporan ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di John Hopkins Kimmel Cancer Center, Baltimore, Amerika Serikat terhadap 17 wanita penderita kanker payudara.

Penelitian dengan menggunakan metode baru dalam memasukkan obat kemoterapi langsung melalui puting susu pasien, memberikan hasil positif dalam efektifitas obat terhadap tumor tingkat awal, sel pra kanker, dan tidak memberikan dampak negatif apapun seperti yang seringkali dihasilkan dalam metode-metode kemoterapi sebelumnya.

Metode ini di desain dengan mengantarkan obat kemoterapi langsung ke dalam jaringan payudara, yang mempunyai sistem percabangan saluran susu seperti akar pohon didalam payudara, sehingga obat dapat langsung terlokalisasi pada daerah tersebut tanpa harus mempengaruhi jaringan lainnya seperti yang biasa terjadi pada metode penyuntikan obat pada saluran darah maupun dengan metode meminum obat.

Dengan demikian obat dapat bekerja di tempat yang seharusnya yaitu di dalam payudara saja, tanpa memberikan dampak buruk pada jaringan lainnya yang tidak membutuhkan obat tersebut. Dr Vered Stearns selaku co-director penelitian ini juga menunjukkan bukti sedikitnya konsentrasi obat yang dimasukkan langsung ke payudara pada aliran darah.

Penelitian yang awalnya diujicobakan pada tikus ini juga menunjukkan bahwa 10 dari 14 tikus yang disuntikkan obat kemoterapi langsung, mampu menghilangkan tumor dalam jaringan payudara mereka dan bahkan menunjukkan efektifitas obat dalam mencegah tumor dalam berkembang di jaringan payudara lainnya.

Sebagaimana yang dilansir oleh ABCNews, “Seluruh sistem jaringan payudara menjadi bersih dari sel kanker baik yang terlihat maupun yang tidak.” Ungkap Saraswati Sukumar ahli biologi kanker yang termasuk dalam tim penelitian. “Sehingga metode ini tidak hanya mengobati namun juga melakukan pencegahan terhadap kanker.”

Meskipun penelitian ini masih dibilang tahap awal, namun metode ini dianggap dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam merawat para penderita kanker payudara, khususnya mereka yang masih dalam tahap awal. Tidak menutup kemungkinan dilakukan penginduksian obat-obat kanker lainnya secara langsung untuk melihat kemapuan membunuh kanker secara keseluruhan tanpa harus adanya lagi proses pengangkatan payudara pada wanita penderita kanker payudara.[](E)

    0 Komentar

    Belum ada komentar