Sukses

Mengapa kita butuh Asupan Serat yang Cukup?

Mengapa kita butuh Asupan Serat yang Cukup?

Banyak dari kita yang tidak mengetahui berapa banyak kebutuhan serat sehari-hari. The American Dietetic Association mengatakan bahwa di dalam diet sehari-hari jarang sekali yang dapat memenuhi kebutuhan seratnya sekitar 20-35 gram dalam sehari. Rata-rata asupan serat sehari-hari hanya berkisar 14-15 gram.

Kenapa serat baik untuk kita?
Memakan serat dalam jumlah cukup dapat menurunkan kadar kolesterol darah, mencegah terjadinya konstipasi (sulit BAB), dan memperlambat pencernaan makanan. Serat dapat membantu kita makan lebih sedikit dan mengurangi berat badan. Meningkatkan asupan serat dari 15 gram menjadi 30 gram sehari dapat mengurangi masukan kalori. Peningkatan asupan serat akan diikuti juga dengan pengurangan distress lambung (gangguan lambung) dan apabila diikuti dengan mengonsumsi banyak cairan (8 gelas sehari) maka dapat mencegah terjadinya konstipasi.

Asupan serat yang banyak juga dapat mengatur glukosa darah dan insulin. Serat juga dapat membuat kita cepat kenyang dan memperlambat pencernaan makanan. Hal inilah yang menyebabkan orang dengan asupan serat tinggi cenderung terjaga berat badannya dan mengurangi kemungkinan peningkatan berat badan saat usia senja nanti.

Beberapa penelitian tentang serat menunjukkan hasil :

    1. Serat dapat mengurangi risiko kanker usus besar berdasarkan penelitian dari National Cancer Institute. Serat ini berasal dari serat murni yaitu gandum, buah, dan sereal
    2. Serat dapat mengurangi risiko diabetes mellitus tipe 2
    3. Serat dapat mengurangi risiko sindroma metabolik yang merupakan faktor risiko penyakit jantung dan diabetes. Diet tinggi serat dapat mengurangi plak kolesterol yang menyebabkan penyumbatan pembuluh darah pada wanita postmenopause dengan penyakit jantung koroner

Asupan serat dari oatmeal memiliki efek yang melindungi jantung dengan cara menurunkan kolesterol ‘jahat’ LDL tanpa menurunkan kolesterol ‘baik’ HDL.

Terdapat 2 jenis tipe serat :

    1. Insoluble fiber (serat tidak larut air)
      Serat ini banyak ditemukan di gandum, nasi beras merah, wortel, tomat, timun, buncis, seledri, dan selada. Serat insoluble membantu pergerakan usus tetap teratur dan mengurangi risiko gangguan usus besar. Selain itu, serat ini dapat mengurangi risiko terjadinya hemoroid (wasir), varises vena, dan obesitas (dengan membuat perut terasa penuh)

    1. Soluble fiber (serat larut air)  
      Serat ini banyak ditemukan di oatmeal, buah (pir, strawberi, apel, kiwi, mangga, plum, peach, aprikot), kacang-kacangan, dan beberapa sayur-sayuran (kacang polong, buncis). Ketika dicerna, serat ini membantu mencegah penyerapan kolesterol oleh usus. Tipe serat ini juga membantu meminimalkan risiko peningkatan kadar gula darah setelah makan (yang membantu mereka dengan diabetes)

Kedua jenis serat ini memiliki efek kesehatan yang sangat baik untuk kita. Banyak diantara makanan yang mengandung kedua jenis serat ini.

Jadi tunggu apa lagi? Segera konsumsi serat yang banyak hari ini juga!

    0 Komentar

    Belum ada komentar